Mengapa Newcastle United Gagal Raih Target Transfer Meski Didukung Dana Besar?

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 23:30 WIB
Meski didukung dana besar, Newcastle United kesulitan merekrut pemain bintang karena regulasi keuangan, persaingan klub elite, dan reputasi klub yang belum matang. (EFL.COM)
Meski didukung dana besar, Newcastle United kesulitan merekrut pemain bintang karena regulasi keuangan, persaingan klub elite, dan reputasi klub yang belum matang. (EFL.COM)

SportlinkNews - Meski memiliki kekuatan finansial besar berkat dukungan konsorsium Saudi PIF, Newcastle United terus gagal dalam mengamankan target transfer utama mereka.

Berbagai faktor, mulai dari regulasi keuangan hingga daya tarik klub-klub mapan, menjadi kendala yang menghambat ambisi Newcastle.

Dalam beberapa jendela transfer terakhir, Newcastle menunjukkan keinginan kuat untuk merekrut pemain seperti Liam Delap, Joao Pedro, Bryan Mbuemo, dan Hugo Ekitike.

Baca Juga: Aaron Chia Targetkan Malaysia Bersinar di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Namun, semua pemain tersebut memilih bergabung dengan klub-klub yang sudah lebih mapan di Liga Inggris.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa klub yang memiliki dana melimpah dan basis suporter besar tetap sulit menarik pemain top.

Salah satu penyebab utama adalah aturan Profit & Sustainability Rules (PSR) yang diberlakukan oleh UEFA dan Premier League.

Baca Juga: Johnny Jansen Ungkap Strategi Bali United Hadapi Persik Kediri di Laga Perdana Super League

Aturan ini membatasi klub agar tidak menghabiskan uang jauh melebihi pendapatan mereka, sehingga Newcastle harus mengelola keuangan dengan sangat hati-hati.

Setelah investasi besar untuk mendatangkan pemain seperti Alexander Isak, Bruno Guimarães, dan Sandro Tonali, Newcastle kini harus berjalan di garis tipis keuangan.

Strategi seperti pembayaran bertahap atau pinjaman pun sering kali dianggap kurang menarik oleh klub penjual yang menginginkan pembayaran langsung.

Baca Juga: Hasil Persib vs Semen Padang: Maung Bandung Raih Poin Kemenangan, Dua Gol Bersarang di Gawang Kabau Sirah

Faktor lain adalah struktur gaji di klub yang relatif ketat.

Meski mampu memberikan gaji besar, Newcastle berusaha menjaga keseimbangan dalam ruang ganti dengan tidak memberi gaji terlalu tinggi kepada pemain baru agar tidak mengganggu keharmonisan tim.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: insidersport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X