Crystal Palace akan melakoni debut di Community Shield. Namun, ini bukan pertanda baik karena empat tim terakhir yang bermain pertama kali di pertandingan ini belum pernah memenangkan trofi, dan yang lebih buruk lagi, dua tim kalah dari Liverpool (Southampton pada tahun 1976 dan Wimbledon pada tahun 1988).
Kemenangan atas Wimbledon pada tahun 1988 itu adalah satu-satunya kemenangan Liverpool atas Community Shield dalam enam kesempatan terakhir ketika mereka datang sebagai juara liga.
Di sisi lain, juara bertahan Piala FA baru-baru ini memiliki rekor yang sangat baik dalam pertandingan ini.
Dalam pertandingan antara juara liga dan juara Piala FA, juara bertahan telah memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan Community Shield terakhir.
Musim lalu, juara liga, Man City, mengalahkan juara piala, Manchester United, melalui adu penalti.
Ini akan menjadi pertandingan Community Shield pertama sejak tahun 1989 di mana kedua tim yang bersaing juga saling berhadapan di pertandingan liga terakhir musim sebelumnya.
Terakhir kali, Liverpool mengalahkan Arsenal 1-0 untuk membalas dendam setelah The Gunners mengalahkan mereka dalam perebutan gelar juara dengan kemenangan dramatis 2-0 di Anfield pada hari terakhir musim 1988-89.
Liverpool dikalahkan di Wembley pada bulan Maret oleh Newcastle United di final Piala EFL, dan akan berusaha menebus kekalahan tersebut.
Baca Juga: Sassuolo Perkenalkan Jay Idzes, Selamat Datang di Tim Hitam dan Hijau
Mereka belum pernah kalah di stadion nasional dua kali dalam tahun kalender yang sama sebelumnya.
Palace memiliki rekor yang cukup baik di Wembley, memenangkan empat dari enam pertandingan mereka sejak stadion dibuka kembali pada tahun 2007 dan dalam pertandingan di mana stadion tersebut merupakan tempat netral, hanya kalah melawan Manchester United (final Piala FA 2016) dan Chelsea (semifinal Piala FA 2022).
Berita Tim Crystal Palace vs Liverpool
Tim asuhan Oliver Glasner datang ke pertandingan ini dengan hanya menambah dua pemain di bursa transfer musim panas, yaitu bek kiri Borna Sosa yang didatangkan dari Ajax sementara mantan kiper PSV Walter Benítez juga didatangkan dari Eredivisie.
Baca Juga: KONI Sumsel Geruduk Permenpora: Pembinaan Atlet Terancam Mati Suri!
Yang terpenting, sejauh ini mereka mempertahankan pemain-pemain bintang mereka, termasuk Eberechi Eze meskipun dilaporkan ada minat dari Arsenal.
Artikel Terkait
Mohamed Salah dan Cody Gakpo Bawa Liverpool Raih Kemenangan Kedua dari Athletic Club
De Gea Akhirnya Diberikan Ucapan Selamat Tinggal di Old Trafford 12 Bulan Setelah Bergabung dengan Fiorentina
Media Vitenam Sindir Jay Idzes Usai Dikontrak Sassuolo, Banderolnya Kemahalan untuk Pemain Timnas Indonesia
Arsenal 3 Athletic Bilbao 0: Viktor Gyokeres Cetak Gol Pertama yang Tidak Biasa
Reaksi Suporter Asia Tenggara Setelah Timnas Putri Indonesia Diobok-obok Vietnam