Grealish menerima ekspektasi tinggi, tetapi akhirnya gagal menunjukkan performa yang diharapkan. Mampukah Cherki menghindari kesalahan ini dan memenuhi potensinya? Waktu yang akan menjawabnya.
8. Anthony Elanga - Newcastle
Musim transfer musim panas berakhir dengan banyak kekecewaan bagi para penggemar "Magpies", terutama ketika masa depan striker kunci Alexander Isak masih terbuka.
Namun, klub asal Timur Laut tersebut telah mendatangkan pemain penting, Anthony Elanga, dari Nottingham Forest.
Pemain sayap ini diharapkan menjadi tambahan berkualitas bagi lini serang Newcastle, setelah menikmati musim Liga Primer yang impresif dengan 6 gol dan 11 assist.
Baca Juga: FIFA Matchday September: Timnas Indonesia Hadapi Kuwait dan Lebanon di Surabaya
9. Dan Ndoye - Nottingham Forest
Dan Ndoye adalah pemain yang menjanjikan namun performanya belum maksimal, dan kini menghadapi peluang besar untuk merombak kariernya.
Dengan total 10 gol dalam 126 pertandingan liga (satu musim di Nice, dua musim di Basel, dan satu musim di Bologna), tingkat kebobolan Ndoye masih terbilang rendah.
Namun, musim lalu di Bologna menunjukkan tanda-tanda positif. Dalam 30 penampilan, Ndoye menyumbang 8 gol dan 4 assist, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Sekarang pertanyaan besarnya adalah apakah kedatangan manajer Vincenzo Italiano dapat menjadi katalis bagi Ndoye untuk mencapai level baru?
Baca Juga: Viktor Gyokeres Diragukan Bersinar di Arsenal, Eks Rekan Setim Ungkap Alasannya
Dapatkah filosofi sepak bola Italiano membantu Ndoye mencapai potensi penuhnya, mengubahnya dari prospek potensial menjadi bintang sejati?
Nottingham Forest bertaruh pada kemungkinan itu, dan para penggemar sangat menantikan untuk melihat apakah kepercayaan mereka akan terbalaskan.
10. Mohammed Kudus – Tottenham Hotspur
Di musim pertamanya bersama West Ham, Mohammed Kudus membuktikan kemampuannya dengan mencetak 8 gol dan 9 assist, membantu The Hammers finis di 10 besar Liga Primer.
Namun, musim lalu ia mengalami penurunan performa yang mengecewakan, mencerminkan gambaran keseluruhan performa tim yang di bawah ekspektasi.
Tottenham dikabarkan mengandalkan kemampuan Kudus untuk kembali ke performa puncaknya di lingkungan baru. Dengan kemungkinan kehilangan Harry Kane dan Son Heung Min, Tottenham bisa melihat Kudus sebagai "semangat baru" untuk memimpin lini serang mereka.
Artikel Terkait
Jejak Darwin Nunez Terulang, Hugo Ekitike Cemerlang di Debut Liverpool
Jalan Panjang Persib Bandung untuk Bertemu Cristiano Ronaldo di ACL 2
Michael Jordan & Momen Legendaris Shattered Backboard Dirayakan Lewat Koleksi Spesial Jordan Brand 2025
Sunderland Kembali Gemilang dengan Kemenangan 3-0 atas West Ham
Tottenham 3 Burnley 0: Richarlison Hidupkan Kembali Era Thomas Frank dengan Tendangan Salto yang Memukau