Shearer menegaskan, United harus segera bangkit dari keterpurukan dan tak boleh berlama-lama di papan bawah klasemen.
Baca Juga: Persija dan Persib Jalin Kerja Sama Internasional dengan Klub Asia Tenggara
Jika situasi tidak berubah, maka konsekuensi dalam dunia manajemen sepak bola sudah jelas: sang pelatih akan kehilangan pekerjaannya.
“Amorim tahu risikonya. Ia bisa sukses atau justru gagal mempertahankan jabatannya."
"Akhir pekan ini akan sangat menentukan, dan kekalahan telak seperti pekan lalu jelas tidak bisa diterima,” tambah Shearer.
Baca Juga: Fernando Alonso Galau, Tahun 2026 Kemungkinan Jadi Tahun Terakhirnya di Balap F1
Padahal, manajemen klub telah mendukung Amorim dengan merekrut sejumlah pemain anyar.
Nama-nama seperti Matheus Cunha, Diego Leon, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, hingga kiper Senne Lammens diboyong ke Old Trafford dengan total belanja mencapai lebih dari 240 juta euro atau sekitar Rp 4,5 triliun.
Namun, kehadiran lima pemain tersebut belum berdampak signifikan terhadap performa tim.
Baca Juga: Lewis Hamilton Menjual Seluruh Koleksi Mobilnya Tapi Masih Naksir Ferrari F40
Alih-alih bangkit, United justru masih kesulitan menemukan konsistensi.
Amorim sendiri direkrut untuk menyelamatkan Manchester United dari keterpurukan setelah musim sebelumnya hanya finis di peringkat ke-15 Liga Inggris.
Akan tetapi, hingga kini pria asal Portugal itu belum mampu membawa perubahan berarti.
Dengan kondisi yang serba tertekan, laga melawan Chelsea dipastikan akan menjadi sorotan.
Amorim perlu membuktikan dirinya mampu mengangkat kembali performa United jika ingin tetap bertahan di Old Trafford.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC, Persebaya, dan Malut United Raih Kemenangan di Pekan Keenam Super League 2025/26
Jelang Duel Lawan PSBS Biak, Jan Olde Riekerink Akui Skuatnya Sempat Bermasalah dengan Pemain U23
Babak Belur di Laga Pramusim, PSIM Banyak Belajar dari Kekalahan Melawan Bali United FC
Performa Mumpuni, Alex Marquez Diganjar Motor Spek Pabrikan Ducati untuk MotoGP 2026
Bawa Honda Juara di Mandalika Pembalap Superbike Xavi Vierge Tinggalkan Honda HRC Usai Musim 2025