SportlinkNews - Sebuah peristiwa menegangkan telah dialami pemain Tottenham Hotspurs Destiny Udogie yang mengalami perlakuan ancaman dengan senjata api oleh seorang agen sepak bola.
Peristiwa tersebut terjadi pada September lalu yang kemudian membuat Tottenham Hotespur mengeluarkan pernyataan resmi.
“Kami telah memberikan dukungan untuk Destiny dan keluarganya sejak insiden tersebut dan akan terus melakukannya. Mengingat ini adalah masalah hukum, kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut,” ujar pernyataan tersebut.
Baca Juga: Kalahkan Slavia Praha 0-3 Bikin Arsenal Cetak Rekor 8 Clean Sheet Berturut-turut Sejak 1903
The Athletic melaporkan bahwa seorang pemain Liga Primer Inggris diduga diancam dengan senjata api pada 6 September.
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi bahwa seorang pria berusia 31 tahun telah ditangkap. Tuttomercatoweb di Italia kemudian menyebut Udogie sebagai pemain yang diancam
Pernyataan dari Kepolisian Metropolitan mengonfirmasi bahwa mereka dipanggil pukul 23.14 pada hari Sabtu, 6 September, untuk melaporkan bahwa “seorang pria berusia 20-an telah diancam dengan senjata api.”
Baca Juga: Arsenal Masih Kuasai Klasemen Liga Primer Ingris, Manchester City dan Liverpool Mulai Mengancam
Kemudian terungkap bahwa "seorang pria lain berusia 20-an juga diduga diperas dan diancam oleh orang yang sama."
"Seorang pria berusia 31 tahun ditangkap pada hari Senin, 8 September atas dugaan kepemilikan senjata api dengan sengaja, pemerasan, dan mengemudi tanpa SIM."
"Ia telah dibebaskan dengan jaminan sementara penyelidikan masih berlangsung," bunyi pernyataan polisi.
Baca Juga: Xabi Alonso Akui Real Madrid Banyak Melakukan Kesalahan yang Membuat Liverpool Menang
Menurut Tuttomercatoweb, pria yang diduga mengancam Udogie adalah seorang agen sepak bola yang marah karena ditolak oleh pemain internasional Italia tersebut.
Bek kiri tersebut akan berusia 23 tahun akhir bulan ini dan telah berada di Inggris sejak tahun 2023 setelah transfer senilai €18 juta dari Udinese.
Sebagai produk akademi muda Hellas Verona, ia pindah ke Udinese pada tahun 2021, dan telah mengoleksi 12 caps untuk timnas senior Italia.
Artikel Terkait
Destiny Udogie Bocorkan Taktik Baru Tottenham Saat Pemain Audisi di Pramusim
Tottenham Hotspur Rilis Jersey Ketiga 2025-2026 Bernuansa Retro Total 90
Daniel Levy Mundur Usai Pimpin Transformasi Tottenham Hotspur Selama 25 Tahun
Hari yang Malang bagi Tottenham: Suporter Mencemooh dan Pemain Mengabaikan Pelatih