Demi Konsistensi Skuad Chelsea, Liam Rosenior Tolak Tetapkan Kiper Utama

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:31 WIB
Manajer Chelsea, Liam Rosenior. (sportsillustrated)
Manajer Chelsea, Liam Rosenior. (sportsillustrated)

SportlinkNews - Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan tidak mengenal istilah anak emas di bawah mistar gawang timnya. Menjelang laga krusial kontra Newcastle United, suksesi posisi kiper utama di Stamford Bridge masih menjadi teka-teki besar bagi publik.

Chelsea dijadwalkan menjamu Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer 2025/26, pada Minggu (14/3). Dalam laga ini, Rosenior memberikan sinyal kuat akan melanjutkan kebijakan rotasi penjaga gawang yang telah memicu perdebatan dalam beberapa pekan terakhir.

Tren rotasi ini mulai terlihat jelas dalam tiga pertandingan ke belakang. Robert Sanchez, yang selama ini menjadi pilihan reguler di bawah mistar Chelsea, mulai sering mendapati dirinya hanya duduk di bangku cadangan.

Baca Juga: Duel Borneo FC vs Persib Jadi Ajang Pembuktian Mental Para Pemain

Posisi kiper asal Spanyol tersebut mulai digoyang oleh kehadiran Filip Jorgensen. Menariknya, Rosenior cenderung menurunkan Jorgensen pada laga-laga dengan tensi tinggi yang menjadi pertaruhan nasib klub musim ini.

Tercatat, Jorgensen dipercaya tampil sebagai starter saat Chelsea menghadapi tim papan atas Aston Villa serta laga raksasa melawan Paris Saint-Germain (PSG) di ajang Liga Champions. Sebaliknya, Sanchez justru diturunkan saat menghadapi tim kasta bawah, Wrexham, di ajang Piala FA.

Kebijakan memainkan Jorgensen saat melawan PSG mengundang gelombang kritik tajam dari berbagai pihak. Kiper berusia 23 tahun itu melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Chelsea harus menelan kekalahan telak 2-5.

Baca Juga: George Russell Menangkan Balap Sprint Grand Prix China di Shanghai Taklukkan Duo Ferrari

Banyak analis menilai Jorgensen belum memiliki kematangan mental dan pengalaman yang cukup untuk mengawal gawang dalam laga sebesar itu. Sejumlah pihak mendesak Rosenior untuk mengembalikan peran utama kepada Sanchez yang dianggap jauh lebih senior.

Meski diterpa kritik, Rosenior tetap teguh pada pendiriannya dan menegaskan tidak ada status kiper nomor satu di dalam skuadnya. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa kejutan susunan pemain akan kembali terjadi saat menjamu Newcastle nanti.

Mantan pelatih Hull City tersebut berdalih ingin menciptakan iklim kompetisi yang sehat di dalam tim. Ia percaya, tanpa jaminan posisi utama, setiap pemain akan dipaksa untuk terus mengeluarkan kemampuan terbaiknya di setiap sesi latihan dan pertandingan.

Baca Juga: AC Milan Rilis Film Dokumenter Beyond The Magic, Kisah Inspiratif Sang Kapten

"Saya sudah memberi tahu para penjaga gawang apa yang perlu mereka tingkatkan, saya sudah memberi tahu mereka ketika mereka melakukan sesuatu dengan sangat baik. Saya belum pernah berbicara dengan seorang penjaga gawang dan mengatakan bahwa dia adalah nomor satu saya," kata Rosenior sebagaimana dikutip dari situs resmi klub.

Rosenior juga menolak anggapan ketiadaan kiper utama akan mengganggu stabilitas tim atau menciptakan rasa tidak aman bagi para pemainnya. Menurutnya, persaingan antarpemain adalah hal yang lumrah dalam sepak bola modern, terutama di klub besar seperti Chelsea.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Chelsea

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X