Selain denda pokok, Garnacho juga dibebankan biaya pengadilan sebesar £120 atau sekitar Rp2,7 juta sebagai biaya administrasi persidangan. Hal ini lazim diterapkan dalam sistem hukum Inggris bagi terdakwa yang telah dinyatakan bersalah atau mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Mercedes Siapkan Livery Khusus Menuju Grand Prix F1 Jepang
Komponen biaya lainnya yang harus dibayar adalah victim surcharge atau tambahan biaya korban sebesar £264 yang setara dengan Rp5,9 juta. Dana ini biasanya dikumpulkan oleh negara untuk mendanai layanan bagi para korban kejahatan di wilayah Inggris dan Wales.
Hukuman bagi Garnacho tidak hanya berhenti pada masalah materi, karena catatan berkendaranya juga ikut terdampak secara administratif. Pengadilan menjatuhkan sanksi berupa pemberian tiga poin pelanggaran pada Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pemain Chelsea tersebut.
Akumulasi poin pelanggaran pada SIM di Inggris merupakan hal yang serius karena jika terus bertambah, seorang pengemudi bisa terancam pencabutan izin mengemudi. Dengan berakhirnya sidang ini, Garnacho diharapkan dapat lebih disiplin dalam berkendara sembari fokus membela Chelsea di sisa musim kompetisi.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Man United Bawa Skuat Lengkap ke Malaysia dan Hong Kong, Alejandro Garnacho Tetap Ikut
Dibuang Manchester United, Alejandro Garnacho Tolak Tawaran Bergabung dengan Cristiano Ronaldo di Al Nassr
Alejandro Garnacho Tinggalkan Manchester United, Kini Resmi Berseragam Chelsea
Usai FIFA Matchday Alejandro Garnacho Bakal Hadapi Brentford, Ini Nomor Punggung yang Dipakainya
Gol Extra Time Alejandro Garnacho Bawa Chelsea Kalahkan Wrexham 3-2 di Piala FA