Bantah Gantikan Igor Tudor, Pochettino Tegaskan Komitmen Penuh untuk Skuad AS

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 31 Maret 2026 | 20:13 WIB
Chelsea mengumumkan berakhirnya 12 bulan pemerintahan Pochettino pada Selasa (21/5). (twitter)
Chelsea mengumumkan berakhirnya 12 bulan pemerintahan Pochettino pada Selasa (21/5). (twitter)

SportlinkNews - Mauricio Pochettino angkat suara untuk meredam spekulasi yang menghubungkan namanya dengan kursi kepelatihan Tottenham Hotspur. Pelatih Timnas Amerika Serikat tersebut membantah kabar dirinya akan kembali ke London Utara untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Igor Tudor.

Keputusan manajemen Tottenham untuk memberhentikan Tudor diambil setelah performa tim terus merosot tajam sepanjang kampanye tahun 2026. The Lilywhites tercatat tidak pernah sekalipun meraih kemenangan di kompetisi Liga Primer Inggris sejak pergantian tahun yang mengecewakan bagi para penggemar.

Keterpurukan tersebut berdampak langsung pada posisi klub yang kini terdampar di peringkat ke-17 klasemen sementara. Dengan koleksi hanya 30 poin, Tottenham kini berada dalam situasi kritis karena berada tepat di atas jurang degradasi yang mengancam sejarah besar klub.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Super League Pekan ke-26, Arema FC Vs Malut United FC Jadi Laga Pembuka

Selisih poin yang sangat tipis, yakni hanya satu angka dari West Ham United di batas zona merah, membuat tekanan di internal klub makin memuncak. Kondisi ini diperparah dengan kegagalan total mereka di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, yakni ajang Liga Champions.

Langkah Tottenham di pentas Eropa harus terhenti secara dramatis di babak 16 besar setelah ditaklukkan oleh wakil Spanyol, Atletico Madrid. Kekalahan dengan agregat skor tipis 5-7 tersebut memastikan berakhirnya petualangan internasional mereka untuk musim kompetisi tahun ini.

Situasi darurat di Tottenham memicu gelombang rumor mengenai kembalinya Pochettino sebagai sosok penyelamat yang dianggap paling tepat. Pria asal Argentina tersebut memang bukan orang baru bagi publik London Utara mengingat rekam jejaknya yang sangat impresif bersama klub tersebut di masa lalu.

Baca Juga: Bernardo Tavares Benahi Lini Pertahanan Persebaya Demi Hasil Maksimal di Sisa Musim

Pria berusia 54 tahun itu pernah menukangi Tottenham selama lima musim penuh pada periode 2014 hingga 2019 yang sangat produktif. Salah satu pencapaian tertingginya adalah membawa The Lilywhites menembus final Liga Champions pada musim 2018/2019.

Namun, harapan para pendukung untuk melihat kembali sentuhan magis Pochettino di Stadion Tottenham Hotspur tampaknya harus tertunda. Ia menegaskan bahwa fokus dan dedikasinya saat ini sepenuhnya dicurahkan untuk menjalankan tugas negara bersama tim nasional.

Jabatan sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja demi tawaran klub. Pochettino merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membawa skuadnya berprestasi di level dunia.

Baca Juga: Media Asing Soroti Kegagalan Timnas Indonesia Melawan Bulgaria

Apalagi, Amerika Serikat akan bertindak sebagai salah satu tuan rumah dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Status tuan rumah memberikan tekanan tersendiri bagi Pochettino untuk membentuk tim yang kompetitif dan mampu berbicara banyak di turnamen.

"Saat ini, tidak. Saya pikir kami sangat, sangat fokus di Piala Dunia ini," kata Pochettino sebagaimana dikutip dari Sport Mole.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Sports Mole

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X