SportlinkNews - Manchester United terpaksa menelan pil pahit setelah ditundukkan Leeds United dengan skor 1-2 di Stadion Old Trafford, Selasa (14/4) dini hari WIB. Kekalahan dalam laga kandang ini menjadi sorotan tajam bagi konsistensi performa Setan Merah.
Penyerang Leeds, Noah Okafor, menjadi bintang lapangan setelah memborong dua gol sekaligus pada paruh pertama pertandingan. Nasib buruk Manchester United kian bertambah setelah Lisandro Martinez diganjar kartu merah oleh wasit pada awal babak kedua.
Gelandang senior Casemiro sempat menghidupkan asa tuan rumah melalui gol yang memperkecil kedudukan di sisa waktu. Namun, bermain dengan sepuluh orang membuat upaya Manchester United untuk menyamakan skor menjadi misi yang sangat berat.
Baca Juga: Madura United FC Putus Tren Negatif Kalahkan Persik Kediri Pada Derby Jawa Timur
Padahal, Manchester United sebenarnya memiliki waktu pemulihan yang cukup panjang sebelum memasuki pekan pertandingan ini. Kekalahan tersebut justru membuat posisi mereka di jajaran lima besar klasemen sementara menjadi tidak aman.
Hingga saat ini, Manchester United masih tertahan di peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan 55 poin dari 32 laga. Mereka ditempel ketat oleh Aston Villa yang memiliki jumlah poin identik dan hanya kalah dalam hitungan selisih gol.
Ancaman juga datang dari Liverpool di posisi kelima yang saat ini mengoleksi 52 poin atau hanya berselisih satu kemenangan. Sementara itu, Chelsea menguntit di peringkat keenam dengan perolehan 48 poin yang masih berpotensi untuk terus mengejar.
Baca Juga: Perkemi Kota Depok Unjuk Kekuatan dan Prestasi di Nomor Randori Kejurnas Shorinji Kempo
Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan usai hasil minor tersebut. Ia tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pemain yang terus bertarung meski kekurangan jumlah personel di lapangan.
"Para pemain berusaha keras. Inilah sepak bola, Anda kadang tidak memiliki momen bagus dalam pertandingan," kata Carrick dikutip Sky Sports.
Carrick mengaku faktor kartu merah menjadi titik balik yang menyulitkan timnya untuk mengembangkan skema permainan menyerang. Kendala teknis tersebut diakuinya sebagai tantangan besar yang gagal mereka atasi hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Baca Juga: Atletico Madrid Vs Barcelona: Yamal Berharap Comeback Keajaiban Terulang
"Kami tahu kami bisa lebih baik. Kami mencoba memenangi laga, tapi jelas lebih sulit kalau kehilangan satu pemain," ucapnya.
Kekalahan ini juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai peluang Manchester United untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Dengan persaingan yang semakin mengerucut, setiap kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal bagi ambisi klub di akhir musim.
Artikel Terkait
Calvin Verdonk Bikin Kesal Mantan Pemain Manchester United, Media Prancis dan Inggris Bereaksi
Mengebut Dekat Markas Manchester United, Alejandro Garnacho Kena Tilang
Casemiro Setuju Menghapus Klausul Khusus dalam Kontraknya dengan Manchester United
Carrick Pilih Fokus Benahi Manchester United Daripada Pikirkan Kontrak Permanen
Manchester United 1-2 Leeds: Jambak Rambut, Carrick Marah atas Kartu Merah Martinez