Misi Pangkas Jarak, Manchester City Bertekad Ulangi Kemenangan Lawan Arsenal

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Getty Images)
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Getty Images)

SportlinkNews - Optimisme tinggi menyelimuti kubu Manchester City menjelang pertarungan akbar melawan Arsenal pada pekan ke-33 Liga Primer 2025/26. Manajer Pep Guardiola merasa sangat yakin bahwa anak asuhnya memiliki kapasitas untuk mengulang kesuksesan yang pernah mereka raih saat membungkam tim London Utara tersebut di final Piala Liga Inggris sebelumnya.

Pertemuan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Etihad pada Minggu (19/4). Hasil dari pertandingan tersebut diyakini akan menjadi faktor penentu utama dalam peta persaingan perburuan trofi juara kasta tertinggi Liga Inggris musim ini.

"Bila kami bermain seperti di final Piala Liga Inggris, kami akan kembali menang. Mungkin tidak akan sepenuhnya sama karena sepak bola sulit diprediksi, tetapi laga ini akan lebih ketat dan itu yang kami inginkan,” ujar Guardiola yang dikutip dari The Guardian.

Baca Juga: Inter Milan Semakin Dekat dengan Gelar Scudetto Usai Tundukkan Cagliari 3-0

Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut memandang duel kontra The Gunners kali ini sebagai laga yang memiliki tensi sangat tinggi. Ia memposisikan pertandingan di kandang sendiri ini layaknya sebuah laga final yang akan menentukan nasib tim hingga akhir musim nanti.

Bagi skuad The Citizens, menjamu Arsenal merupakan momentum emas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Kemenangan mutlak diperlukan demi menjaga asa mempertahankan gelar juara sekaligus memberikan tekanan psikologis bagi sang pemuncak klasemen sementara.

Saat ini, posisi Manchester City tertahan di urutan kedua klasemen dengan raihan total 64 poin. Tambahan tiga angka dari laga ini akan memangkas selisih jarak dengan Arsenal menjadi hanya tiga poin saja.

Baca Juga: Perpanjang Kontrak Baru Moises Caicedo Dikunci Chelsea Hingga 2033

Skenario perebutan gelar juara sebenarnya masih cukup menguntungkan bagi tim tuan rumah karena keunggulan jumlah pertandingan. City memiliki peluang besar untuk menyamai perolehan poin sang rival lantaran masih menyimpan satu laga tunda di tangan mereka.

Ketegangan menjelang laga ini pun tidak ditampik oleh Guardiola yang menyadari besarnya risiko jika mereka gagal meraih hasil maksimal. "Jika kami kalah, semuanya akan berakhir," ucapnya.

Eks pelatih Barcelona tersebut mengingatkan para pemainnya bahwa perjalanan menuju tangga juara masih membutuhkan konsentrasi yang luar biasa panjang. “Kami masih memiliki pertandingan yang harus dimainkan. Enam pertandingan itu banyak. Masih banyak hal yang harus dilakukan,” tuturnya.

Baca Juga: Sassuolo Padamkan Mimpi Como, Jay Idzes Lakukan Penyelamatan Gemilang

Kepercayaan diri para pemain City saat ini sedang berada di puncak setelah berhasil menyapu bersih tiga pertandingan terakhir dengan kemenangan. Kehebatan mereka tidak hanya terlihat dari sisi penyerangan, namun juga lini pertahanan yang mampu mencatatkan status tanpa kebobolan sama sekali.

Salah satu bukti keperkasaan mereka yang paling diingat adalah saat menaklukkan skuad asuhan Mikel Arteta dengan skor 2-0 di partai final Piala Liga. Memori kemenangan tersebut menjadi modal mental yang sangat berharga bagi Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain Buangan Arsenal Betah di Hamburg

Jumat, 5 Juni 2026 | 09:46 WIB
X