SportlinkNews - Krisis mendalam tengah mengepung kubu Chelsea seiring kegagalan Liam Rosenior mengangkat performa di fase krusial musim 2025/26. Alih-alih bangkit, klub asal London Barat tersebut justru menunjukkan tren penurunan yang sangat mengkhawatirkan bagi para pendukungnya.
Ambisi besar untuk meraih trofi kini praktis hanya tersisa pada ajang Piala FA yang masih diperjuangkan. Namun, fakta di Liga Primer berbicara lain karena penampilan tim jauh panggang dari api dibandingkan target awal musim.
Catatan kelam terukir lewat lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun, sebuah anomali yang belum pernah terulang sejak 1912. Akibat rentetan hasil buruk tersebut, posisi The Blues kini merosot tajam ke peringkat tujuh klasemen sementara.
Baca Juga: Laga Spesial, Moussa Sidibe Siap Hadapi Persis Solo Klub Pertamanya di Indonesia
Laga terbaru melawan Brighton & Hove Albion di Stadion American Express menjadi puncak dari rapuhnya pertahanan dan tumpulnya serangan mereka. Chelsea dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 melalui aksi Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, serta gol penutup Danny Welbeck.
Dominasi lawan terlihat jelas dari statistik yang menunjukkan Chelsea kalah penguasaan bola hingga hanya mencatatkan 45 persen saja. Ironisnya, meski melepaskan enam percobaan tendangan, tidak ada satu pun bola yang mampu mengarah tepat ke sasaran lawan.
Rosenior tampak tidak lagi bisa menyembunyikan rasa kecewanya terhadap mentalitas bertanding yang ditunjukkan oleh anak asuhnya di lapangan. Jika biasanya bersikap protektif, kali ini ia secara terbuka melontarkan kritik pedas kepada seluruh penggawa tim.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Super League 2025/26, Duel PSIM Vs Persija Buka Laga Pekan ke-29
"Pada dasarnya, pada kebanggaan yang seharusnya Anda miliki saat mengenakan seragam ini, itu tidak dapat diterima," kata Rosenior dikutip dari laman resmi Chelsea.
Sikap pasang badan yang selama ini menjadi ciri khas Rosenior mulai memudar seiring habisnya kesabaran melihat performa tim. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab kini tidak bisa lagi hanya dipikul oleh staf kepelatihan sendirian tanpa kontribusi pemain.
"Saya telah membela para pemain, dan saya bertanggung jawab. Saya selalu mengatakan itu," ucapnya.
Baca Juga: Maverick Vinales Absen dari MotoGP Spanyol di Jerez, Fokus Pemulihan Cedera
Desakan untuk melakukan evaluasi mandiri ditekankan kepada setiap individu yang mengenakan seragam kebesaran klub demi menyelamatkan sisa musim. Rosenior ingin para pemain menyadari betapa minimnya kerja keras yang mereka berikan dalam kekalahan memalukan tersebut.
"Tetapi setelah malam ini, saya pikir para pemain juga perlu bercermin atas apa yang telah mereka berikan," tuturnya.
Artikel Terkait
Taktik Jitu Carrick, Skuad Pincang Manchester United Mampu Jinakkan Chelsea
Liam Rosenior Sebut Chelsea Tak Layak Kalah dari Manchester United
Chelsea Belum Putus Asa Kejar Tiket Liga Champions
Nasib Garnacho, Baru Dibeli Chelsea Mau Lego Lagi
Brighton 3 Chelsea 0: Fans Meneriakkan ‘Pergi Sana, Rosenior’ di Ambang Pemecatan setelah Cetak Rekor Buruk