Manchester City Ditahan Everton, Guardiola Akui Kendali Juara Kini di Tangan Arsenal

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 5 Mei 2026 | 16:06 WIB
Pep Guardiola melambaikan tangannya ke pendukung Manchester City usai laga melawan Newcastle United (@mancity)
Pep Guardiola melambaikan tangannya ke pendukung Manchester City usai laga melawan Newcastle United (@mancity)

SportlinkNews - Laju Manchester City dalam perburuan mahkota Liga Primer Inggris 2025/26 tertahan setelah dipaksa berbagi poin oleh Everton di Goodison Park, Selasa (5/5) dini hari WIB. Hasil imbang 3-3 tersebut membuat The Citizens kini tertinggal lima angka dari Arsenal yang kokoh memuncaki klasemen mengemas 76 poin.

Pertandingan tersebut menyajikan ketegangan tinggi saat Manchester City yang sempat memimpin justru berbalik tertinggal dua gol dari tuan rumah. Beruntung bagi tim tamu, aksi penyelamat dari Erling Haaland dan Jeremy Doku berhasil memaksakan skor imbang hingga peluit panjang berbunyi.

Satu poin tambahan ini rupanya belum cukup untuk menjaga momentum Manchester City dalam menempel ketat posisi pemuncak klasemen sementara. Manajer Pep Guardiola memberikan penilaian mendalam terhadap performa anak asuhnya yang dianggap tampil dominan namun sempat kehilangan fokus.

Baca Juga: Prediksi Arsenal vs AtlEtico Madrid: Adu Mekanik Arteta dan Simeone

"Ini adalah penampilan yang sangat bagus. Kami bermain luar biasa pada babak pertama. Itu sangat bagus," ujar Guardiola setelah pertandingan dikutip dari BBC.

Hanya saja, Guardiola tidak memungkiri adanya penurunan intensitas yang berakibat fatal bagi pertahanan timnya pada paruh kedua laga. Penurunan agresivitas tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Everton untuk mencetak gol balasan yang mengejutkan lini belakang Manchester City.

"Pada babak kedua, mereka meningkat dan kami tidak agresif seperti sebelumnya. Kemudian, kami kebobolan secara cuma-cuma," ujarnya.

Baca Juga: PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Siap Tempur di Laga Penentuan Gelar Juara Championship 2025/26

Guardiola juga memberikan apresiasi terhadap daya juang The Toffees yang menerapkan gaya permainan fisik yang tangguh di hadapan pendukungnya sendiri. Tekanan yang diberikan tuan rumah benar-benar menguji mentalitas juara yang dimiliki oleh skuad asuhan mantan pelatih Barcelona tersebut.

Strategi yang diterapkan tim lawan dianggap merepresentasikan filosofi sepak bola yang sangat mengandalkan kontak fisik dan kecepatan. "Setelah itu, Everton bermain dengan ciri khas Inggris sesungguhnya. Mereka sangat agresif," tuturnya.

Meski gagal mengamankan poin penuh, Guardiola tetap mencoba melihat sisi positif dari cara bermain kolektif anak asuhnya sepanjang laga.Ia tetap percaya diri mengingat secara statistik mereka masih mendominasi banyak aspek dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga: GT World Challenge Asia Suguhkan Persaingan Ketat, Sean Gelael Cicipi Podium di Race 1

Pernyataan optimistis tetap terlontar darinya demi menjaga moral pemain di tengah tekanan persaingan gelar yang semakin memanas musim ini. "Namun, secara umum performa kami sangat baik," ungkapnya.

Situasi di papan klasemen kini memaksa Manchester City untuk berharap pada terpelesetnya Arsenal di laga-laga krusial yang akan datang. keunggulan lima poin milik Meriam London memberikan tekanan psikologis yang signifikan bagi seluruh elemen di Etihad Stadium.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: BBC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X