SportlinkNews - Langkah Chelsea untuk mengamankan kompetisi Eropa musim depan melalui klasemen Liga Primer Inggris kini berada di ujung tanduk. Skuad London Barat tersebut masih tertahan di peringkat sembilan dengan koleksi 49 poin.
Selisih empat angka masih memisahkan Chelsea dari Brighton & Hove Albion yang menduduki urutan ketujuh klasemen. Posisi tersebut merupakan batas terakhir untuk mendapatkan tiket menuju kualifikasi UEFA Conference League mendatang.
Jarak poin tersebut diprediksi makin sulit dipangkas mengingat performa tim-tim di zona Liga Champions dan Liga Europa yang kian stabil. Kendati demikian, satu pintu alternatif menuju panggung Eropal masih terbuka lebar bagi tim asuhan Calum McFarlane tersebut.
Baca Juga: Jonathan Rea dan Andrea Locatelli Siap Adu Kekuatan di Balap Legendaris Suzuka 8 Hours
Syarat mutlak bagi Chelsea untuk mencicipi Liga Europa musim depan adalah dengan merengkuh trofi Piala FA. Ambisi besar tersebut akan diuji dalam laga pemungkas melawan Manchester City di Stadion Wembley.
Pertandingan penentuan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5) malam WIB. Ujian tersebut dinilai sangat berat karena perbandingan kekuatan kedua tim musim ini dianggap sangat kontras.
Chelsea sempat menunjukkan tren positif di bawah asuhan Enzo Maresca sebelum akhirnya mengalami ketidakstabilan performa. Pergantian nakhoda ke Liam Rosenior hingga kini dipegang Calum McFarlane belum memberikan dampak instan yang signifikan.
Baca Juga: Ducati Umumkan Tidak Ada Pembalap Pengganti Marc Marquez di GP Catalunya
Di sisi lain, Manchester City tetap menjadi kekuatan dominan di bawah kendali taktik Pep Guardiola. The Citizens bahkan sudah mengantongi gelar juara Piala Liga sebagai modal kepercayaan diri menjelang laga final nanti.
Emmanuel Petit, mantan penggawa Arsenal dan pengamat sepak bola, memberikan penilaian yang cukup pesimistis terhadap peluang Chelsea. Ia beranggapan kemenangan atas Manchester City di Wembley akan menjadi sebuah peristiwa yang luar biasa.
"Menurut saya, dalam satu pertandingan, sebuah final, apa pun bisa terjadi," tutur Petit dilansir dari Mirror.
Baca Juga: Duet Megawati dan Wilson Jadi Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
"City menang di Chelsea baru-baru ini, dan kita hanya melihat satu tim di lapangan. Pertanyaannya sebenarnya adalah siapa yang tidak bisa mengalahkan Chelsea?" Petit melanjutkan.
Petit menilai organisasi permainan dan mentalitas juara yang dimiliki Manchester City sangat jauh melampaui kondisi Chelsea saat ini. Ia mempertanyakan alasan mengapa pemain Chelsea baru akan menunjukkan reaksi di final setelah gagal tampil konsisten selama berbulan-bulan.
Artikel Terkait
Kejar Pulih demi Piala Dunia 2026, Winger Chelsea Estevao Jalani Rehabilitasi di Palmeiras
Jadwal Pertandingan Liga Primer Inggris Pekan ke-36, Duel Liverpool Vs Chelsea Jadi Laga Pembuka
Data dan Fakta Menarik Duel Liverpool Vs Chelsea di Pekan ke-36 Liga Primer
Liverpool Mendekati Tempat di Liga Champions Usai Imbang dengan Chelsea
Chelsea Mendekati Xabi Alonso untuk Posisi Manajer yang Kosong