SportlinkNews - Aston Villa berhasil memastikan satu tiket untuk berlaga di kompetisi Liga Champions musim depan setelah menumbangkan Liverpool. Kemenangan krusial dengan skor 4-2 tersebut dipastikan dalam laga yang berlangsung di Villa Park pada Sabtu (16/5) dini hari WIB.
Manajer Aston Villa, Unai Emery, secara mengejutkan tetap memilih untuk menurunkan komposisi kekuatan terbaiknya dalam pertandingan penting ini. Langkah berani tersebut diambil meskipun skuad asuhannya dijadwalkan kembali berlaga pada final Liga Europa melawan Freiburg lima hari kemudian.
Sejak awal bergulirnya kompetisi, Emery menegaskan bahwa mengamankan posisi untuk lolos ke Liga Champions merupakan target utama klub. Manajemen Aston Villa memang bisa mendapatkan jatah tiket otomatis jika mereka mampu keluar sebagai juara di kompetisi Liga Europa mendatang.
Baca Juga: Pedro Acosta Catat Hasil Menyenangkan Bagi KTM di GP Catalunya
“Liga Champions adalah sesuatu yang luar biasa. Bermain konsisten di dua kompetisi sekaligus bukan hal mudah. Kami menjalani musim Premier League yang fantastis dan saya sangat bangga,” kata Emery dikutip dari Reuters.
Keberhasilan di kompetisi domestik ini secara otomatis membuat beban mental skuad Aston Villa untuk memenangi final Liga Europa menjadi berkurang. Mereka kini tidak lagi memikul kewajiban berat karena jatah lolos ke Liga Champions sudah aman digenggam lewat jalur klasemen Liga Primer.
Juru taktik asal Spanyol tersebut mengungkapkan saat ini kondisi psikologis tim asuhannya jauh lebih tenang dan kondusif. Ketenangan skuad Aston Villa dinilai menjadi modal yang sangat berharga menjelang pertandingan penentuan gelar juara melawan wakil Jerman, Freiburg.
Baca Juga: Jalani Laga Kandang Terakhir Musim Ini Malut United Siapkan Strategi Jitu Redam Persita
"Sekarang, kami akan bebas untuk bermain di final demi sebuah trofi. Kami tidak lagi berpikir untuk bermain di final demi sebuah trofi dan tiket Liga Champions," ujarnya.
Emery menambahkan untuk menghadapi laga puncak Liga Europa nanti, meminta anak asuhnya tampil lepas tanpa tekanan. Seluruh anggota tim diharapkan mampu menikmati atmosfer pertandingan tanpa mengorbankan tingkat kedisiplinan dan fokus mereka di lapangan.
"Nikmati perjalanan ini, nikmati prosesnya. Ini juga sesuatu yang istimewa bagi semua orang," ucapnya.
Baca Juga: Antusias Tinggi Duel Persik Kediri vs Persija dapat Tambahan Kuota 3.000 Tiket
Meskipun diunggulkan secara materi pemain, mantan pelatih Arsenal tersebut tetap mengingatkan timnya untuk tidak meremehkan kekuatan lawan. Analisis taktis menunjukkan bahwa peta kekuatan kedua tim yang akan berlaga di partai final nanti masih berada dalam posisi yang seimbang.
"Hormati lawan, peluang menang 50-50. Kami harus mencoba untuk tetap tenang, untuk bisa merayakannya usai pertandingan nanti, semoga," tuturnya.
Artikel Terkait
Bos Aston Villa Kritik VAR setelah Kalah dari Tim Lemah di Liga Europa
Aston Villa 4 Forest 0 (agregat 4-1): Pertama ke Final Liga Europa dalam 44 Tahun
Pangeran William Larut Dalam Pesta Kemenangan Aston Villa, Menyanyikan Sweet Caroline Bersama Suporter
Bos Aston Villa Jadi Korban Pemerasan Seksual, Diketok Senilai Rp 17,5 Triliun
Aston Villa Gulung Liverpool 4-2, Ollie Watkins Cetak Brace