SportlinkNews - Langkah mengejutkan diambil Manchester City pada bursa transfer musim panas ini. The Citizens memutuskan untuk melepas gelandang andalannya, Rodri, ke Barcelona.
Barcelona berhasil menebus Rodri dengan nilai transfer mencapai 65 juta paun. Kepindahan ini sekaligus mengakhiri kebersamaan indah pemain Spanyol tersebut bersama Manchester City selama tujuh tahun.
Rodri diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun. Keputusan pemain berusia 30 tahun itu kembali ke negara asalnya menjadi alasan utama kepindahan tersebut.
Baca Juga: Gicquel/Delrue Ukir Sejarah, Prancis Raih Emas Perdana Kejuaraan Dunia
Kepergian sosok vital di lini tengah itu tak dipungkiri meninggalkan celah besar bagi skuad Manchester City. Kehadiran Rodri merupakan elemen kunci keberhasilan Pep Guardiola meraih empat gelar liga berturut-turut.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menegaskan kesiapannya untuk berburu gelandang baru. Ia optimistis klubnya mampu menemukan sosok pengganti yang sepadan di bursa transfer.
"Bagaimana cara kami mengatasi masalah itu? Kami harus mencoba mencari sosok Rodri yang baru; begitulah kenyataannya," kata Maresca seperti dikutip BBC.
Baca Juga: Uji Coba Bareng Bali United FC, Pelatih PSIM Jogja Akui Penyelesaian Akhir Pemainnya Masih Buruk
Pelatih asal Italia tersebut mengingatkan publik profil bintang Rodri terbentuk berkat proses panjang di Etihad Stadium. Sebelum bergabung, sang pemain belum mengoleksi deretan trofi bergengsi.
"(Sebelum) Rodri tiba di sini, dia belum memenangi Ballon d'Or, Liga Champions, ataupun Piala Dunia Antarklub. Dia bergabung dengan klub ini, lalu meraih banyak prestasi penting," ucapnya.
Maresca menegaskan kepergian pemain pilar bukanlah hal baru bagi klub sebesar Manchester City. Ia mencontohkan keberhasilan tim mengarungi era transisi saat ditinggal para bintang terdahulu.
Baca Juga: Tiga Tim Promosi Liga Primer Awali Laga Perdana, Hull dan Ipswich Gemilang, Coventry Merana
"Saya sempat berpikir pada Kamis malam, saat David Silva masih di sini, semua orang merasa khawatir (saat dia pindah), lalu Kevin (De Bruyne) datang. Saat Sergio (Aguero) di sini, semua orang khawatir (saat dia akan pergi), lalu Erling (Haaland) datang. Fernandinho? Rodri yang datang," ujarnya.
Proses pergantian pemain bintang dinilainya sebagai dinamika yang sangat wajar dalam sepak bola. Hal terpenting bagi manajemen adalah kejelian dalam mengamankan jasa suksesor berkualitas.
Artikel Terkait
Tinggalkan Manchester City, Tijjani Reijnders Resmi Bergabung dengan Al Qadsiah
Tottenham Hotspur Datangkan Savinho dari Manchester City, Gelontorkan Dana Transfer Rp1,8 Triliun
Taruhan Besar Tottenham Hotspur Merekrut Savinho dari Manchester City
Manchester City Ditinggal Banyak Pemain Utama, Enzo Maresca Tegaskan Tak Panik
Gol Menit Akhir Gvardiol Bawa Manchester City Bekuk Bournemouth