SportlinkNews - Kisruh soal status Crystal Palace yang gagal tampil di Liga Europa musim 2025/26 membuat klub Inggris itu meradang. Mereka merasa kecewa dan akan mengajukan banding.
Sebagaimana diketahui, Badan pengatur sepak bola Eropa menurunkan juara bertahan Piala FA ke Liga Konferensi.
Crystal Palace menyatakan sangat kecewa dengan keputusan UEFA yang menolak izin mereka untuk berlaga di Liga Europa UEFA musim ini.
Baca Juga: Debutan Tercantik Wimbledon Carson Branstine Dicap Alien karena Memiliki Fitur Maskulin
Crystal Palace malah ditempatkan di Liga Konferensi UEFA, karena dinilai melakukan pelanggaran aturan badan pengatur sepak bola Eropa terkait kepemilikan multi-klub.
Apa yang terjadi?
Pasal 5 peraturan UEFA untuk UEL mengatur kepemilikan multi-klub. Salah satu aturannya adalah bahwa per 1 Maret 2025, "tidak seorang pun boleh terlibat secara bersamaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam kapasitas apa pun, dalam manajemen, administrasi, dan/atau kinerja olahraga lebih dari satu klub yang berpartisipasi dalam kompetisi klub UEFA".
Baca Juga: Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025: Duel Tiga Pemain Kunci Chelsea FC dan PSG di MetLife Stadium
UEFA Club Financial Control Body (CFCB) menetapkan bahwa kepemilikan saham oleh pengusaha AS John Textor di Palace, melalui Eagle Football, dan di Lyon, melanggar peraturan UEFA tentang kepemilikan multi-klub.
Lyon telah terdegradasi ke divisi dua Prancis pekan lalu, yang berarti mereka tidak akan berpartisipasi di UEL, tetapi klub tersebut berhasil mengajukan banding atas degradasi mereka.
Mengapa UEFA menganggap Lyon tetap di UEL dan bukan Palace?
Baca Juga: Mengenal MetLife Stadium, Arena Duel Chelsea FC vs PSG di Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
UEFA menetapkan bahwa dalam hal demikian, klub dengan peringkat tertinggi di kompetisi domestik mereka diizinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi UEFA yang relevan.
Oleh karena itu, Lyon tetap di UEL berkat finis di peringkat keenam Ligue 1 musim lalu, sedangkan Crystal Palace finis di peringkat ke-12 Liga Primer.