Ia mampu mengubah budaya toksik di United, di mana banyak pemain lebih suka terkenal di media sosial daripada fokus pada sepak bola, dan selalu menjunjung tinggi ego.
Pemain berusia 25 tahun ini selalu menjadi sosok yang populer dan dihormati di ruang ganti Brentford.
Ia menghindari kesenangan yang merugikan, melatih pikirannya melalui catur dan membaca, di samping hobinya bermain piano. Mbeumo juga memotivasi rekan satu timnya melalui ambisinya sendiri.
"Saya tidak ingin membatasi diri karena saya tahu saya bisa melangkah lebih jauh," ujarnya kepada Telegraph Sport musim lalu.
Hal ini sangat dibutuhkan United, tim yang telah terlalu lama berada dalam kondisi mediokritas dan perlu kembali ke kejayaannya.