SportlinkNews - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, tengah menjadi sorotan setelah dituduh mengabaikan salah satu talenta muda terbaik tim, Kobbie Mainoo, karena dugaan masalah pribadi.
Mainoo, yang sempat bersinar di bawah asuhan Erik ten Hag musim lalu, kini justru kehilangan tempat di skuad utama Setan Merah.
Dalam tujuh laga awal Liga Inggris 2025–2026, pemain berusia 20 tahun itu belum sekalipun tampil sebagai starter.
Baca Juga: Resmi, Rahmad Darmawan Jadi Pelatih Baru Persipura Gantikan Ricardo Salampessy
Total menit bermainnya di liga hanya mencapai 120 menit sebagai pemain pengganti.
Satu-satunya kesempatan menjadi starter terjadi di ajang Piala Liga Inggris, saat Manchester United kalah mengejutkan dari Grimsby Town.
Situasi ini menjadi kemunduran besar bagi Mainoo, yang sebelumnya tampil gemilang hingga menjadi pemain inti Timnas Inggris di final Euro 2024.
Baca Juga: KONI DKI Jakarta Jadikan PON Bela Diri 2025 Ajang Pemanasan Menuju PON 2028 NTB-NTT
Kini, peluangnya untuk kembali dipanggil oleh pelatih Thomas Tuchel pun menipis seiring minimnya waktu bermain di level klub.
Ruben Amorim sempat menjelaskan bahwa posisi Mainoo bersinggungan langsung dengan peran Bruno Fernandes di lini tengah, sehingga persaingan di area tersebut sangat ketat.
Namun, keputusan Amorim untuk terus mencadangkannya menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pengamat dan mantan pemain.
Baca Juga: PSSI Dikejar Waktu Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia Sebelum Jeda Internasional
Salah satu yang mengkritik keras keputusan itu adalah Paul Parker, mantan bek Manchester United.
Dalam wawancaranya bersama Metro.co.uk, Parker menilai ada kemungkinan masalah personal di balik keputusan Amorim tersebut.