Di saat situasi memanas, laporan dari Get Football News France mengungkap bahwa Ramy Abbas Issa mulai menjalin kontak dengan sejumlah klub Italia.
Baca Juga: Bojan Hodak Bakal Rotasi Pemainnya Menghadapi Malut United FC di Ternate
Tujuannya jelas: mencari klub yang bersedia menebus Salah pada bursa transfer Januari 2026.
Langkah itu diyakini bukan inisiatif sang agen semata, melainkan permintaan langsung dari Salah yang memiliki sejarah panjang bermain di Serie A.
Sebelum menjadi salah satu ikon Liverpool, Mohamed Salah sempat meniti karier di Italia bersama Fiorentina dan AS Roma.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Jalani Dua Uji Coba Lawan PSIS Semarang dan Garudayaksa FC
Kedua klub tersebut pernah meminjamnya ketika ia masih berstatus pemain Chelsea pada periode 2014–2016.
Performanya yang impresif membuat AS Roma akhirnya menebusnya secara permanen pada 2016 dengan mahar lebih dari 11 juta poundsterling.
Dengan pengalaman positif itulah Salah disebut ingin kembali merumput di Negeri Pizza.
Baca Juga: Susunan Pemain Indonesia vs Myanmar: Garuda Muda Turun dengan Skuad Terbaik demi Tiket Semifinal
Namun, peluang tersebut dinilai kecil untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
Kendala terbesar adalah tingginya biaya transfer dan gaji sang pemain yang mencapai 20,8 juta poundsterling per tahun.
Angka itu bahkan melampaui gaji terbesar di Italia saat ini, yakni milik Dusan Vlahovic yang menerima 19,6 juta poundsterling per tahun.
Situasi finansial Serie A membuat klub-klub Italia diprediksi sulit mengakomodasi permintaan gaji Salah.