Emas dan Rekor Asia: Delima Yunia Bersinar di Asian Youth Para Games 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 12 Desember 2025 | 14:14 WIB
Atlet para angkat berat muda Indonesia, Delima Yunia Susanti, pecahkan rekor Asia dan raih medali emas kelas -79 kilogram putri kategori rookie di Asian Youth Para Games 2025 Dubai, 12 Desember 2025   (NPC Indonesia)
Atlet para angkat berat muda Indonesia, Delima Yunia Susanti, pecahkan rekor Asia dan raih medali emas kelas -79 kilogram putri kategori rookie di Asian Youth Para Games 2025 Dubai, 12 Desember 2025 (NPC Indonesia)

SportlinkNews - Atlet para angkat berat muda Indonesia, Delima Yunia Susanti, tampil gemilang di ajang Asian Youth Para Games 2025.

Lifter asal Jawa Barat itu memecahkan rekor Asia sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada kelas -79 kilogram putri kategori rookie.

Bertanding di Dubai Club For People of Determination pada Jumat, 12 Desember 2025, Delima langsung menunjukkan performa impresif sejak angkatan pertama.

Baca Juga: Hadapi Pasangan Thailand di Semifinal SEA Games 2025, Begini Reaksi Jafar/Felisha

Memulai dengan beban 80 kilogram, ia segera memimpin persaingan meski dikelilingi para pesaing utama dari Uzbekistan.

Pemecahan rekor Asia terjadi saat Adel melakukan percobaan kedua, setelah berhasil mengangkat 86 kilogram. Tak berhenti di situ, pada kesempatan ketiga ia kembali mempertajam rekor Asianya sendiri dengan angkatan seberat 88 kilogram.

Dengan torehan tersebut, medali emas dipastikan menjadi milik Indonesia. Namun, Adel masih ingin mencoba satu kali untuk memecahkan rekor dunia 92 kilogram kali ini. Ia mencoba mengangkat di 93 kilogram namun sayangnya gagal gagal. 

Baca Juga: Jafar/Felisha Pastikan Medali dan Melaju ke Semifinal SEA Games 2025

Meski demikian, raihan emas dan rekor Asia sudah menjadi pencapaian besar baginya.

"Sebenarnya tidak menyangka bisa meraih emas karena lawannya berat. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia," ujar Adel penuh syukur.

Adel menegaskan bahwa keberhasilannya merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi sejak pertama kali mengenal para angkat berat pada usia 11 tahun.

Baca Juga: Nike Rilis Phantom 6 Black Mamba, Sepatu Sepak Bola Terinspirasi Kobe Bryant

Kini, di usianya yang menginjak 15 tahun, ia bahkan sudah masuk proyeksi tim senior untuk ASEAN Para Games.

"Ini medali emas yang sejak lama saya impikan. Latihan-latihan sebelum ikut Pelatnas tidak sia-sia," lanjut siswi SMP 1 Pasundan Bandung itu.

Berangkat dari keluarga yang memang berkecimpung di dunia angkat besi, Adel mengaku dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan utamanya.

Baca Juga: Jamie Vardy Inggris Pertama yang Menangkan Penghargaan Bergengsi di Serie A

Kesuksesan Adel pun menjadi titik penting bagi kariernya. Ia mengaku sempat ragu apakah bisa melangkah jauh, namun pencapaian ini menjadi bukti bahwa ia berada di jalur yang tepat.

Lampaui target

Emas yang diraih Adel membuat cabang para angkat berat melampaui target awal yang ditetapkan kontingen Indonesia, yaitu satu emas dan satu perunggu. Hingga Kamis malam, Indonesia sudah mengoleksi satu emas dan tiga perak.

Tiga medali perak tersebut disumbangkan oleh, Imam Nur Shaleh (-54 kg putra, rookie), Putri Sri Rahayu Lase (-55 kg putri, next gen), dan Rintan Dyah Saputri (-61 kg putri, rookie)

Baca Juga: Monster Energy Honda HRC Umumkan Pembalapnya yang akan Berkompetisi Sepanjang 2026

Pelatih para angkat berat Indonesia, Coni Ruswanta, menyebut pencapaian ini di luar ekspektasi. "Hasil ini menggembirakan dan mengejutkan. Anak-anak bisa fight meski grogi. Mereka berhasil tampil maksimal," kata Coni.

Peluang tambahan medali masih terbuka karena Indonesia akan turun pada nomor beregu campuran hari ini. Namun Coni menekankan bahwa yang lebih penting dari perolehan medali adalah perkembangan jangka panjang para atlet muda ini.

"Usia mereka masih sangat muda dan mayoritas baru lima bulan mengenal para angkat berat tapi sudah mampu bersaing di level Asia. Ke depan mereka bisa lebih baik," tutupnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: npc indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X