SportlinkNews - Manchester United dikabarkan telah mengambil sikap tegas terkait masa depan Jadon Sancho.
Winger asal Inggris itu dipastikan tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub, meski keputusan tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi finansial yang signifikan.
Sancho saat ini menjalani masa peminjaman bersama Aston Villa. Namun, minimnya menit bermain di Premier League dinilai semakin menguatkan pandangan manajemen bahwa sang pemain sulit kembali menjadi bagian penting di Old Trafford.
Baca Juga: Masa Depan Lewandowski di Barcelona Belum Jelas, Sejumlah Klub Mulai Mendekat
Dikutip dari Sport Illustrated, pihak klub menilai perjalanan Sancho bersama MU sudah berada di ujung jalan.
Setan Merah dikabarkan tidak akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak, meski ikatan kerja sama pemain berusia 25 tahun itu masih tersisa hingga Juni 2026.
MU sejatinya memiliki hak untuk memperpanjang kontrak Sancho satu musim tambahan hingga 2027. Akan tetapi, opsi tersebut dianggap berisiko besar karena akan menambah beban gaji, yang disebut-sebut mencapai sekitar 15 juta paun per musim.
Baca Juga: Performa Konsisten Dongkrak Nilai Jay Idzes, Sassuolo Pasang Harga Tinggi
Dengan pertimbangan tersebut, MU lebih memilih melepas Sancho, bahkan jika harus tanpa kompensasi transfer.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keuangan klub, meski berarti mengikhlaskan investasi besar yang dikeluarkan saat memboyong Sancho dari Borussia Dortmund pada 2021.
Perjalanan Sancho di Manchester United memang jauh dari kata mulus. Cedera, pergantian pelatih, hingga dinamika internal membuat performanya tak pernah benar-benar stabil.
Baca Juga: Stres Sementara, Jantung Tetap Sehat bagi Pelari Maraton
Konflik terbuka dengan Erik ten Hag pada 2023 menjadi momen krusial yang membuatnya tersingkir dari tim utama.
Sancho sempat kembali ke Dortmund dengan status pinjaman dan tampil cukup menjanjikan di kompetisi Eropa.
Namun, upaya kebangkitan itu belum berlanjut secara konsisten, termasuk saat ia melanjutkan kariernya di Chelsea sebelum akhirnya berlabuh di Aston Villa.