SportlinkNews - Laju kemenangan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick akhirnya terhenti.
Bertandang ke markas West Ham United, Setan Merah harus puas bermain imbang setelah gol dramatis Benjamin Sesko di menit ke-96 menyelamatkan satu poin.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan empat kemenangan beruntun United.
Baca Juga: RANS Hajar Pacific, Buffen Pimpin Pesta di Bogor
Carrick menilai ada dua aspek yang membuat timnya gagal membawa pulang kemenangan, yakni kurangnya ketajaman di depan gawang serta pendekatan yang kurang agresif di menit-menit akhir.
"Kami sudah merasakan banyak momen positif dalam waktu singkat ini. Tapi ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana, Anda harus belajar darinya," ujar Carrick seusai laga.
Ia mengakui West Ham bukan lawan yang mudah di kandang sendiri. Namun, menurutnya, United seharusnya bisa menunjukkan determinasi lebih besar untuk mengunci kemenangan.
Baca Juga: Wapres Dorong Talenta Papua Tembus Level Internasional
"Kami tidak cukup tajam dan tidak punya percikan untuk menemukan solusi lebih sering. Di akhir laga, kami seharusnya bisa menaruh lebih banyak tekanan," tambahnya.
Sejak ditangani Carrick, United memang identik dengan gol-gol penentu di penghujung laga.
Matheus Cunha sempat menjadi pahlawan saat menumbangkan Arsenal lewat gol menit ke-87. Sesko pun sebelumnya mencuri kemenangan atas Fulham lewat gol di menit ke-94.
Baca Juga: BWF Rombak World Tour, Super 1000 Jadi Lima Turnamen
Karena itu, Carrick merasa timnya belum sepenuhnya memaksimalkan karakter tersebut saat menghadapi West Ham.
Ia menilai United seharusnya lebih berani memasukkan bola ke kotak penalti dan menumpuk pemain menyerang ketika waktu semakin menipis.
"Kami punya kemampuan untuk mencetak gol di akhir laga. Itu bagus sebagai senjata. Tapi idealnya, kami menyelesaikan pertandingan lebih awal," katanya.
Baca Juga: Layak untuk Sang Ratu: Nike Ungkap Sepatu Edisi Khusus Pertama Alexia Putellas
Di sisi lain, Sesko kembali membuktikan diri sebagai penyelamat. Striker asal Slovenia itu mencetak gol penyeimbang lewat sepakan voli di masa injury time, menjaga rekor tak terkalahkan Carrick tetap utuh.
Meski puas dengan golnya, Sesko mengaku belum sepenuhnya senang dengan hasil akhir.
"Saya senang dengan golnya, tapi tidak dengan hasil imbangnya. Kami merasa pantas menang karena terus berjuang sampai akhir," ujar Sesko.
Baca Juga: Garuda Fans Bisa Voting PSSI Awards 2026 Langsung di MRT Jakarta
Menurutnya, semangat pantang menyerah menjadi identitas tim saat ini. "Apa pun situasinya, kami selalu bertarung. Itu yang membuat kami tetap hidup di pertandingan ini."
Satu poin dari London memang menjaga konsistensi United, namun Carrick kini dihadapkan pada pekerjaan rumah: memastikan semangat juang di menit akhir diimbangi dengan ketajaman dan kontrol permainan yang lebih baik sejak awal laga.