liga-inggris

Mengebut Dekat Markas Manchester United, Alejandro Garnacho Kena Tilang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:33 WIB
Alejandro Garnacho tak mampu mencegah Chelsea dari kekalahan di Liga Champions pada Selasa malam. (Alessandro Sabattini/Getty Images)

SportlinkNews - Pemain Chelsea, Alejandro Garnacho, resmi dijatuhi sanksi oleh otoritas hukum Inggris terkait pelanggaran lalu lintas yang dilakukannya tahun lalu. Pesepak bola Argentina tersebut terbukti bersalah dalam persidangan atas insiden pengebutan yang terjadi di wilayah Greater Manchester.

Pelanggaran tersebut tercatat terjadi pada 26 Agustus tahun lalu, tepat di kawasan Carrington yang merupakan lokasi pusat latihan mantan klubnya, Manchester United. Ironisnya, insiden ini berlangsung hanya hitungan hari sebelum Garnacho merampungkan proses kepindahannya ke London Barat.

Dalam laporan kepolisian, Garnacho diketahui mengemudikan kendaraan bermerek Audi miliknya melampaui batas kecepatan yang ditentukan. Ia kedapatan memacu mobilnya hingga mencapai 50 mph atau setara dengan 80 km/jam di jalur yang seharusnya memiliki batas maksimal 40 mph atau sekitar 64 km/jam.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah FIFA Series, Justin Hubner: Indonesia Masih Bisa Berkembang di Pentas Sepak Bola Dunia

Lokasi kejadian yang berada di sekitar fasilitas latihan Carrington menjadi sorotan karena merupakan area yang sangat akrab bagi Garnacho sebelum meninggalkan Setan Merah. Sebagaimana dilaporkan oleh Sky Sports, area tersebut memang menjadi akses rutin bagi para personel klub yang bertugas di markas latihan tersebut.

Hanya berselang empat hari setelah catatan pelanggaran tersebut dibuat oleh pihak berwajib, pemain berusia 21 tahun itu resmi berganti seragam. Ia merampungkan transfer senilai 40 juta paun ke Chelsea, mengakhiri masa baktinya di Old Trafford untuk memulai petualangan barunya.

Kasus hukum ini akhirnya bergulir hingga ke meja hijau di Pengadilan Magistrat Liverpool baru-baru ini. Dalam persidangan tersebut, Garnacho tidak hadir secara fisik namun diwakili oleh kuasa hukumnya untuk menanggapi tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut.

Baca Juga: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Luncurkan Livery Khusus di Edge at Hudson Yards New York

Melalui perwakilan hukumnya, pemain sayap lincah itu menyatakan pengakuan bersalah secara penuh atas tindakan pelanggaran batas kecepatan tersebut. Pihak kuasa hukum menekankan bahwa kliennya sangat menyesali perbuatan tersebut dan merasa malu atas kecerobohan yang dilakukannya di jalan raya.

Permintaan maaf secara resmi juga telah disampaikan oleh pihak Garnacho sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas insiden di Carrington. Pengakuan bersalah ini kemudian memberikan dampak positif bagi jalannya persidangan dan memengaruhi keputusan akhir majelis hakim.

Otoritas hukum memutuskan untuk mencabut tuduhan tambahan terkait dugaan ketidakpatuhan dalam merespons surat resmi dari kepolisian. Pencabutan tuntutan sekunder ini dilakukan setelah Garnacho menunjukkan kooperatifnya dengan mengakui kesalahan utama dalam mengemudi.

Baca Juga: Cetak Gol Spektakuler, Arda Guler Diganjar Gol Terbaik Bulan Maret di LaLiga

Meskipun beberapa tuntutan dicabut, pengadilan tetap menjatuhkan sanksi finansial yang cukup detail kepada Garnacho. Keputusan yang diambil dalam sidang tertutup tersebut mengharuskan Garnacho membayar sejumlah denda dan biaya administrasi hukum lainnya.

Rincian hukuman finansial tersebut meliputi denda pokok sebesar £660 atau jika dikonversi mencapai sekitar Rp15 juta. Angka ini merupakan denda standar untuk pelanggaran batas kecepatan di wilayah hukum Inggris bagi kategori pelanggaran yang dilakukan sang pemain.

Halaman:

Tags

Terkini