SportlinkNews - Alejandro Garnacho terpaksa meninggalkan lapangan dengan kondisi mulut berdarah hanya dua minggu setelah bergabung dengan Aston Villa.
Winger asal Argentina berusia 22 tahun itu merampungkan kepindahannya ke Villa Park dengan status pinjaman selama satu musim dari Chelsea pada 23 Juli.
Ia menjalani debutnya saat melawan Indonesia All Stars dan kembali masuk dalam susunan pemain utama saat menghadapi BG Pathum.
Baca Juga: Persebaya Ukir Sejarah, Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
Namun, ia harus digantikan saat pertandingan di Thailand masih berlangsung di babak pertama.
Birmingham Mail melaporkan bahwa Garnacho diadang oleh Ryan Edwards dalam sebuah aksi kasar dari gelandang tersebut.
Mantan pemain Manchester United itu sempat mendapatkan perawatan medis di lapangan sebelum akhirnya harus keluar akibat cedera pada bagian wajahnya.
Baca Juga: Dipimpin Kurniawan Dwi Yulianto, Skuad Indonesia All Stars Siap Hadapi Aston Villa
Villa unggul 2-0 saat jeda babak pertama berkat gol dari Emi Buendia dan Victor Lindelof.
Kemudian, Boubacar Kamara mencetak gol ketiga di babak kedua.
Kekhawatiran cedera lainnya muncul bagi klub Liga Premier tersebut ketika John McGinn mendarat dengan posisi yang kurang pas dan lututnya tampak terhentak; Unai Emery memilih untuk tidak mengambil risiko dan menariknya keluar.
Tim asal Thailand tersebut sempat memperkecil ketertinggalan menjelang akhir laga sehingga skor menjadi 3-1.
Baca Juga: BMW Berpeluang Menyatukan Kembali Duet Miguel Oliveira dan Brad Binder di WorldSBK
Namun, pertandingan di Stadion True BG, Pathum Thani, itu sempat mengalami penundaan waktu kick-off.