SportlinkNews - Final Piala Presiden 2026 dipastikan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola nasional.
Persib Bandung akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya setelah kedua tim sukses melewati hadangan lawan masing-masing pada babak semifinal yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026.
Persib lebih dulu mengamankan tiket ke partai puncak usai menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1.
Baca Juga: ASEAN Championship 2026: Herdman Fokus Asah Mental dan Taktik Timnas Jelang Duel Hidup-Mati
Uilliam Barros membuka keunggulan Pangeran Biru pada menit ke-21 sebelum Balsa Sekulic menggandakannya melalui titik penalti enam menit berselang. Persija hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Kwon Changhoon menjelang laga usai.
Keberhasilan tersebut mengantar Persib kembali tampil di final Piala Presiden setelah penantian selama 11 tahun.
Sebelumnya, Maung Bandung menjadi juara edisi perdana pada 2015 dengan mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Baca Juga: Herdman Benahi Transisi Timnas Jelang Laga Penentuan Kontra Singapura
Beberapa jam kemudian, Persebaya memastikan diri menjadi penantang Persib di partai puncak. Bajul Ijo mengatasi perlawanan Arema FC dengan kemenangan tipis 1-0 dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur.
Gol semata wayang Persebaya lahir pada penghujung babak pertama melalui sundulan kapten tim,.
Bek asal Tanjung Verde itu menyambut sepak pojok Francisco Rivera pada menit ketujuh masa tambahan waktu babak pertama untuk membobol gawang Arema.
Baca Juga: Juventus Kenalkan Warna Ikonik di Jersey Tandang 2026/27
Sepanjang pertandingan, duel berlangsung dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling menciptakan peluang.
Persebaya lebih banyak menguasai permainan, sedangkan Arema mengandalkan serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan lawan.
Arema sebenarnya sempat mencetak gol melalui John Alfarizie pada babak pertama.
Baca Juga: Arsenal dan adidas Membawa Kembali Nuansa Klasik dengan Seragam Ketiga 2026/27
Namun, wasit menganulirnya karena posisi offside. Tim berjuluk Singo Edan juga sempat diwarnai kontroversi ketika Matheus Blade mendapat kartu merah akibat tendangan akrobatik saat duel udara.
Setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut.
Situasi berubah pada babak kedua ketika Arema benar-benar harus bermain dengan 10 orang. Diego Landis diusir keluar lapangan pada menit ke-66 setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Miguel Pereira.
Baca Juga: Pelatih Timnas Digebukin Vietnam, Erick Thohir Buka Suara
Unggul jumlah pemain membuat Persebaya lebih leluasa mengontrol pertandingan.
Meski menciptakan sejumlah peluang tambahan melalui Jefferson dan Leo Guntara, tim asuhan Paul Munster gagal menambah keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan itu memastikan Persebaya melangkah ke final dan akan menghadapi Persib dalam perebutan gelar Piala Presiden 2026. Sementara itu, Arema FC akan bertemu Persija Jakarta pada laga perebutan peringkat ketiga.
Baca Juga: Bintang Brasil Gabung ke Newcastle, Unggah Update di Tengah Persaingan Transfer Arsenal
Partai final dan perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Keamanan Jadi Alasan Utama Bali Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026
Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
Piala Presiden 2026 Jadi Program Televisi Paling Banyak Ditonton
Piala Presiden 2027 Bakal Berganti Format, Tak Lagi Diikuti Klub
Persib ke Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Soroti Kebugaran Pemain