"Saya tahu saya tidak sempurna. Tapi satu hal yang memberi saya ketenangan: saya selalu memberikan segalanya. Saya membela seragam ini dengan bangga dan sepenuh hati," tulis Romero di media sosialnya.
Baca Juga: Pembalap F1 Lance Stroll Pamer Aston Martin Edisi Terbatas di Jalan Monaco
"Ketika saya tiba, saya memiliki mimpi yang jelas: untuk mengukir nama saya dalam sejarah klub ini."
"Saya tahu satu-satunya jalan adalah melalui kerja keras, pengorbanan, dan mencapai sesuatu yang tampak begitu sulit untuk waktu yang lama: mengangkat trofi lagi. Dan kita berhasil."
Baca Juga: Jeff Bezos dan Konsorsium 1892 Holdings Akuisisi 30 Persen Saham Liverpool
"Saya meninggalkan klub, tetapi sebagian hati saya akan selalu tetap di sini. Dulu saya adalah salah satu dari kalian. Hari ini, saya pergi sebagai salah satu dari kalian selamanya. Dengan seluruh cinta dan hormat saya. Terima kasih untuk semuanya."
Selama berseragam The Lilywhites, Romero mencatatkan rekam jejak impresif dengan total tampil dalam 156 pertandingan di semua kompetisi. Catatan penampilan tersebut mengukuhkannya sebagai salah satu pilar penting di barisan pertahanan tim.
Pemain yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 ini juga mencatatkan rekor yang sangat langka di klub. Ia menjadi satu dari empat pemain dalam sejarah Tottenham yang berstatus sebagai pemenang Piala Dunia.
Nama Romero kini sejajar dengan deretan legenda Spurs penyandang gelar juara dunia seperti Jimmy Greaves (1966), Hugo Lloris (2018), serta Pedro Porro (2026). Kepindahannya ke Atletico Madrid menjadi babak baru bagi perjalanan karier profesionalnya di Spanyol.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)