Pencapaian itu dirayakan dengan kaus spesial yang diserahkan oleh Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio kepada Lautaro Martinez.
Pertandingan kandang melawan Bayern Munchen merupakan perwujudan sejati gaya Lautaro: semangat juang, teknik, kepemimpinan.
Hari itu, ia mencapai tonggak 150 gol untuk Klub, yang ia rayakan, seperti biasa, dengan berlari ke Curva untuk memberi hormat kepada para penggemarnya.
Baca Juga: Chelsea Menatap Musim Baru dengan Penuh Antusias, Liga Primer dan Liga Champions Jadi Target
Musim Lautaro semakin sempurna berkat beberapa penghargaan internasional bergengsi. Ia memenangkan Golden Foot, bukti bakatnya yang luar biasa.
Selanjutnya, ia finis di posisi ke-7 dalam peringkat Ballon d'Or 2024, finis 10 besar pertama dalam kariernya hingga saat ini.
Artikel Terkait
Lautaro Martinez Menangis Selama 2 Hari, tapi Inter Dapat Menulis Sejarah
Nike Rilis Seragam Tandang Inter Milan 2025-2026 dengan Desain Salju dan Warna Dingin
Disingkirkan Fluminense, Pelatih Inter Milan Cristian Chivu: Kami Kompetitif Meski Alami Kesulitan
Lautaro Martinez Jengkel Pada Hakan Calhanoglu, Presiden Inter Milan Bakal Melepasnya Usai Piala Dunia Antarklub