Kegagalan ini membuat Idzes harus bertahan lebih lama bersama Venezia, setidaknya untuk sementara waktu.
Baca Juga: Nova Arianto Seleksi Ketat Pemain Diaspora di TC Timnas U-17 Indonesia
Menanggapi isu kepindahannya, Idzes mengaku tetap mencintai Venezia dan merasa nyaman bersama klub yang sudah dibelanya selama dua tahun terakhir.
Namun, ia juga realistis dengan dinamika bursa transfer yang kerap menghadirkan kejutan.
"Saya adalah kapten Venezia dan saya bahagia berada di sini," ujar bek kelahiran Mierlo, Belanda, seperti dikutip dari Tutto Venezia.
Baca Juga: Nova Arianto Ungkap Alasan Pemain Diaspora Belum Hadir di TC Timnas U-17 Indonesia
"Semua orang tahu ini adalah masa bursa transfer, dan selalu ada kemungkinan sesuatu terjadi."
Ia menambahkan, "Saya di sini dan senang. Jika saya bertahan, maka saya bahagia dan siap membela warna Venezia."
Peran Idzes memang tak tergantikan di lini belakang Venezia.
Ia tercatat tampil dalam 36 pertandingan selama musim 2024–2025 dan konsisten menunjukkan performa stabil.
Kepemimpinannya di lapangan pun diakui dengan diberikannya ban kapten oleh pelatih Eusebio Di Francesco.
Meski demikian, penampilan apik sang bek tidak mampu menyelamatkan Venezia dari degradasi ke Serie B.
Situasi ini pula yang membuat spekulasi tentang masa depan Idzes semakin menguat.
Artikel Terkait
Catat Efisiensi Tertinggi di IBL Pemain Kesatria Bengawan Solo William Artino Pimpin All IBL First Team 2025
Duet Pemain Rans Simba Bogor KJ Buffen dan Aaron Fuller Pimpin IBL Second Team 2025
Manchester United Kalahkan Bournemouth 4-1 Berpeluang Menangkan Premier League Summer Series 2025
Bikin Kekisruhan Baru PB PTMSI Minta Kemenpora Bubarkan IPL
Babak Baru Pembinaan Atlet, KONI Empat Lawang Menuju Porprov Sumsel