Ia menyatakan kebahagiaannya berada di Venezia dan bangga bisa mengenakan ban kapten dalam dua musim terakhir.
Baca Juga: Jelang Laga Perdana Super League Pemain Persija Menyambangi Markas Jakmania
Namun, ia juga tak menutup kemungkinan untuk pindah apabila situasi mengharuskan demikian.
“Saya adalah kapten Venezia dan saya sangat senang berada di sini,” ujar mantan pemain Go Ahead Eagles itu.
“Tapi semua orang tahu ini adalah masa bursa transfer, dan segalanya bisa saja terjadi. Kita lihat saja nanti.”
Baca Juga: Persis Solo Siap Jalani Super League 2025/26, Peter de Roo: Kami Memiliki Pramusim yang Baik
Idzes menegaskan bahwa jika ia bertahan, ia akan tetap memberikan komitmen penuh untuk Venezia dan terus membela warna klub tersebut.
Wajar jika Jay Idzes dibanderol tinggi. Performa konsistennya sepanjang musim 2024-2025 menjadi alasan utama.
Ia tampil dalam 36 pertandingan musim lalu, menjadikannya sebagai salah satu pemain paling stabil di skuad Venezia.
Selain itu, kepercayaan yang diberikan klub dengan menjadikannya kapten menunjukkan besarnya peran sang bek dalam struktur tim.
Sayangnya, kontribusi maksimal dari Idzes tidak cukup menyelamatkan Venezia dari degradasi ke Serie B.
Kondisi ini membuka peluang bagi Idzes untuk tetap bertahan di Serie A, salah satunya dengan menerima tawaran dari Sassuolo yang masih bermain di level tertinggi kompetisi Liga Italia.
Artikel Terkait
Jay Idzes Segera Merapat ke Sassuolo, Venezia Sebut Masa Depan yang Menegangkan
Arsenal 2 Villarreal 3: Viktor Gyokeres Kalah Telak dari Mantan yang Terlupakan di Emirates Stadium
Pemain Baru Real Madrid di Musim Panas Bicara Soal Xabi Alonso, Dia Banyak Bicara
Jadwal Pertandingan Pekan Pertama Super League 2025/26, Tim Promosi Langsung Diplonco Tim Papan Atas
Persib Perkuat Sektor Pertahanan Menjelang Laga Perdana Super League 2025/26 Melawan Semen Padang FC