Sejak resmi bergabung dengan skuad utama pada musim panas 2022, ia kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tunjukkan Progres, Kluivert Beri Catatan dari Laga Kontra Taipei
Selama dua musim berseragam I Rossoneri, ia hanya tampil 39 kali di semua kompetisi sebelum akhirnya dipinjamkan ke Fiorentina pada musim 2024-2025.
Harapan sempat muncul ketika Adli tampil cukup impresif bersama La Viola.
Dari 35 pertandingan, ia mencatatkan lima gol dan tujuh assist.
Baca Juga: Rinov/Pitha Kena Evaluasi Besar, Absen Tiga Turnamen BWF Setelah Hasil Buruk di Paris
Meski demikian, performa itu tidak cukup untuk membuat Fiorentina mempermanenkannya, apalagi Milan memasang harga tinggi, yakni sekitar 10 juta euro atau Rp192 miliar.
Kini, dengan Adli menolak tawaran dari Arab Saudi, AC Milan harus bekerja lebih keras mencari klub yang bersedia menampungnya.
Jika tidak, mereka terancam kehilangan sang gelandang tanpa keuntungan finansial.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bungkam China Taipei 6-0 pada FIFA Matchday di GBT
Situasi ini semakin memperjelas betapa perjalanan Adli bersama AC Milan tidak sesuai harapan.
Padahal, ketika diboyong dari Bordeaux, ia sempat digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan dan bahkan dijuluki titisan Zinedine Zidane.
Namun, kenyataan berkata lain.
Dengan waktu yang semakin sempit sebelum bursa transfer ditutup, keputusan akhir mengenai masa depan Yacine Adli akan sangat menentukan.
Milan kini berada di persimpangan sulit: menunggu tawaran baru dari klub Eropa atau menerima risiko kehilangan investasi besar tanpa balasan.
Artikel Terkait
Marselino Ferdinan Tak Masuk Daftar Skuad Oxford United, Ini Alasannya
Drama Transfer Usai, Rodrygo Fokus Rebut Posisi Vinicius Junior
Arsenal dan adidas Gandeng NTS Hadirkan Koleksi Lifestyle Bernuansa Retro
Fernando Alonso Bawa Aston Martin 1 Juta Dollar ke Sirkuit Monza
Livoli 2025: Mitra Bank Jateng Tersingkir, Kharisma Premium Fokus Tembus Empat Besar