SportlinkNews - Suporter melancarkan protes marah menyusul kekalahan kandang 2-0 dari Cremonese. Patrick Vieira menolak menjawab ketika ditanya apakah Genoa masih percaya padanya.
Grifone- julukan Genoa- masih belum meraih satu kemenangan pun di Serie A sejauh musim ini dan terpuruk di dasar klasemen dengan hanya tiga hasil imbang dari sembilan pertandingan.
Genoa kalah lima kali dari enam pertandingan terakhir, dan kekalahan 2-0 dari tim promosi Cremonese, Kamis 30 Oktober 2025 dini hari WIB yang menjadi titik balik bagi para suporter.
Baca Juga: Genoa 0-2 Cremonese: Emil Audero Kembali, Bonazzoli Cetak 2 Gol Indah
Para ultras di Marassi melemparkan kembang api dan bom asap ke lapangan sambil meneriakkan ‘tunjukkan nyali’ dan ‘ayo bekerja.’
Saat peluit akhir berbunyi, Vieira dan para pemainnya berdiri di bawah Curva sambil menerima hinaan dan makian dari para suporter yang marah.
Vieira membela Genoa yang sedang bermasalah
“Pertandingan itu sangat sulit secara psikologis,” kata Vieira dalam konferensi persnya.
"Kami memulai dengan pendekatan agresif dan hasrat untuk menang, tetapi kebobolan gol setelah tiga menit membuat segalanya semakin sulit. Kami tak mampu bereaksi," lanjut Vieira.
Baca Juga: Vinicius Jr. Minta Maaf kepada Suporter Real Madrid
“Kami kehilangan organisasi dan disiplin di lapangan. Kami merasakan ketegangan karena belum menang dan tak mampu membalikkan keadaan.”
Pelatih ditanya apakah ia telah berbicara dengan para direktur Genoa dan apakah mereka masih percaya padanya.
“Anda menanyakan pertanyaan seperti ini setelah pertandingan? Saya mengerti itu tugas Anda, tetapi pertanyaan ini tidak masuk akal bagi saya,” jawab Vieira.
Baca Juga: Kemenpora Siapkan Sport Summit Indonesia, Sinergi Pusat-Daerah Didorong Majukan Industri Olahraga
“Kekhawatiran saya adalah mencoba menemukan cara untuk memenangkan pertandingan. Ini adalah momen yang sulit bagi kita semua, dan kita harus menerima kritik yang datang. Selebihnya, kita lihat saja nanti. Menjawab pertanyaan ini sekarang bukan gaya saya,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Inter Miami Atur Strategi Baru: Slot Pemain Designasi Dibuka, Neymar Masuk Radar
Vinicius Jr. Minta Maaf kepada Suporter Real Madrid
Komentar Pers Internasional: Banding Malaysia akan Ditolak FIFA, Menghadapi Risiko Hukuman Berat dalam Skandal Naturalisasi
Arsenal 2-0 Brighton: Sesuatu yang Istimewa, Max Dowman Mengukir Sejarah
Megawati Tak Bisa Kembali ke Red Sparks Usai Akhiri Kontrak dengan Manisa BBSK