“Dia tidak meminta banyak hal kepada saya, dia hanya berkata, ‘bebaslah’. Yang terpenting adalah fokus dan mentalitas yang tepat," pungkasnya.
Allegri menurutnya tahu apa yang bisa ia lakukan dengan dan tanpa bola. Baginya Allegri, seperti seorang ayah yang meminta putranya untuk selalu bermain lebih baik.
"Saya merasa percaya diri karena saya tahu dia mengandalkan saya.”
Dia juga mengakui bahwa evolusi posisinya telah didorong oleh sepak bola modern.
Baca Juga: Proses Pemilihan Pelatih Timnas Senior Indonesia Memasuki Fase Final
"Saya suka bermain satu lawan satu, menggiring bola melewati satu, dua, tiga bek. Tapi sepak bola telah berubah, statistik itu penting. Yang terpenting sekarang adalah mencetak gol," ujar Leao.
Allegri mengubah mentalitas dirinya dengan menempatkan lebih dekat ke gawang. Di sisi sayap, terkadang ia terlalu jauh, tetapi untuk menjadi pemain penentu.
Leao memuji adaptasi Christian Pulisic ke posisi sentral. Christian telah sedikit berubah, di Chelsea dan Dortmund dia adalah pemain sayap yang dominan.
Baca Juga: Hasil Super League: Persija Tundukkan Persik Kediri, Eksel Runtukahu Cetak Gol Penyeimbang
"Sekarang dia mengerti evolusi sepak bola dan pentingnya statistik. Dia sangat cerdas, tahu cara bergerak sebagai pemain nomor 10, dan ketika saya bermain dengannya, saya mencoba membantu menciptakan ruang. Dia sangat penting bagi kami dan bisa membuat perbedaan di mana pun," papar Leao.
Leao juga bercanda tentang inisiasinya di Milan. Ia tiba ketika berusia 19 atau 20 tahun. Ia tidak bisa menolak. Dan merenungkan bagaimana peran sebagai ayah memberinya motivasi baru.
"Itu mengajari saya untuk lebih fokus dan menikmati setiap momen. Mereka memberi saya kekuatan, di masa-masa sulit, saya memikirkan mereka dan bagaimana menjadi lebih baik."
Artikel Terkait
Inter Milan Minati Nico Paz, Presiden Como Sentil Otoritas Real Madrid
Juventus Bereksperimen dengan Yildiz sebagai False 9
Timnas Vietnam Menerima Kabar Baik dari FIFA Setelah Penampilan Gemilang Nguyen Xuan Son
Pemain Terkenal Liga Inggris Memutar Video Pacarnya di Bus, Seluruh Tim Terkejut
Tes MotoGP Valencia: Performa Toprak Buat Pramac Racing Yakin Bisa Tantang Marquez
PSSI Kebut Cari Pelatih Baru Timnas U-17, Agenda Padat 2026 Jadi Tantangan