Juventus 2-1 Cagliari: Spalletti Merefleksikan Kemenangan & Memuji Kualitas Yildiz sebagai Pengubah Permainan

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 30 November 2025 | 06:27 WIB
Luciano Spalletti sebut Kenan Yildiz memiliki kualitas seorang juara.
Luciano Spalletti sebut Kenan Yildiz memiliki kualitas seorang juara.

SportlinkNews - Luciano Spalletti mengakui Juventus memulai laga dengan terlalu takut-takut dalam kemenangan 2-1 atas Cagliari.

Spalletti beralasan timnya baru menunjukkan level yang sebenarnya setelah tertinggal dalam lanjutan Serie A, Sabtu 29 November 2025.

Berbicara kepada DAZN setelah pertandingan, dengan kutipan dari IlBianconero, pelatih Bianconeri menyerukan peningkatan kualitas sejak peluit awal, meskipun ia memuji reaksi yang akhirnya membalikkan keadaan.

Baca Juga: Juventus Menang Susah Payah Melawan Bodo Glimt, Openda Merayakan Gol Pertamanya

"Kami memasuki lapangan dengan takut-takut, melakukan hal-hal mendasar," kata Spalletti.

"Tetapi dengan para pemain yang kami miliki, dan dari pelatih, Anda mengharapkan lebih."

Ia merasa Juve baru menyadari potensi mereka setelah menciptakan peluang bersih pertama: "Begitu Anda menempatkan diri di posisi untuk mencetak gol, Anda mengerti bahwa Anda seharusnya bisa melakukan hal-hal yang berbeda."

Baca Juga: Kembali Usai Cedera, Anthony Davis Belum Mampu Angkat Performa Mavericks

Titik balik, tegasnya, datang melalui Kenan Yildiz. “Dia punya kualitas juara, pemain nomor 10, seseorang yang bisa menciptakan kemenangan dari nol,” kata Spalletti.

Sang pelatih menjelaskan bahwa struktur taktis dirancang untuk membebaskan remaja tersebut.

“Membiarkannya bebas, tidak menguncinya di satu sisi… formasi 2-1 itu juga untuk memberinya kesempatan masuk ke dalam dan menembak.”

Yildiz masih punya ruang untuk berkembang dalam berbagi tanggung jawab di sepertiga akhir, tetapi Spalletti mencatat: “Itu level yang sangat tinggi.”

Baca Juga: Pulisic Cedera, Ambisi Milan ke Puncak Klasemen Hadapi Tantangan Berat

Setelah Juventus menyamakan kedudukan, sang pelatih merasa tim akhirnya bermain dengan penuh wibawa.

“Setelah gol itu, kami mulai bermain, menguasai bola, dan menyerang dengan berbahaya di kotak penalti,” katanya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X