SportlinkNews - Jay Idzes dan kawan-kawan akan melakoni laga tandang. Sassuolo bertamu ke Bologna dalam kampanye pekan 17 Serie A Italia.
Pertandingan Bologna vs Sassuolo akan berlangsung di Stadio Renato Dall’Ara, Senin (29/12/2025) dini hari WIB.
Bologna bukan tim kacangan. Mereka berada di posisi keenam klasmen sementara, unggul empat poin dari Sassuolo yang bersandar di tangga kesebelas.
Baca Juga: Gagal ke Piala Dunia 2026, Jay Idzes Tetap Simpan Ambisi Besar Bersama Garuda
Namun, Bologna tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan Serie A terakhir. Performa mereka menurun sejak kekalahan mengejutkan 3-1 dari Milan pada awal Desember.
Kemudian diikuti hasil imbang di Lazio dan kekalahan kandang lainnya melawan Juventus. Tim asuhan Vincenzo Italiano berharap untuk mengakhiri tahun 2025 dengan positif.
Sejak kalah dari Juventus, Rossoblu bertandang ke Riyadh untuk Supercoppa Italiana, di mana mereka menyingkirkan Inter Milan di semifinal tetapi kalah dari Napoli asuhan Antonio Conte di final, dengan skor 2-0.
Baca Juga: Pisa 0-2 Juventus: Kalulu dan Kenan Yildiz Tiga Poin Menuju Scudetto
Kini kembali beraksi di Serie A dalam pertandingan terakhir mereka di tahun 2025, anak asuh Italiano bertujuan untuk memenangkan pertandingan liga pertama mereka dalam lebih dari sebulan, sejak mengalahkan Udinese 3-0 pada 22 November.
Bahkan lawan akhir pekan ini pun semakin mendekati tim Merah dan Biru, dengan anak asuh Fabio Grosso hanya terpaut empat poin dari rival regional mereka menjelang pertemuan pertama musim ini dan yang pertama sejak Februari 2024.
Sassuolo diyakini akan kembali mengandalkan Jay Idzes. Bek Timnas Indonesia itu telah mencatatkan 15 penampilan di Serie A pada musim ini.
Dalam 15 pertandingan tersebut, Jay Idzes mencatatkan total 1.350 menit bermain. Dia hanya mengoleksi satu kartu kuning sepanjang musim berjalan.
Baca Juga: Arsenal 2 Brighton 1: The Gunners Diuntungkan 4 Gol Bunuh Diri
Meskipun Jay Idzes cs mengalami kekalahan kandang melawan Torino sebelum Natal, pertandingan tandang terakhir mereka adalah hasil imbang 2-2 yang patut dipuji di San Siro, di mana mereka sempat unggul kemudian tertinggal sebelum gol peny equalizer Armand Lauriente pada menit ke-77.
Artikel Terkait
Januari 2026 Jadi Titik Balik Lazio dan Sarri
Vinicius Junior Diprediksi Pindah ke Arab Saudi di Tengah Ketidakpastian Masa Depan Bersama Real Madrid
Dikritik Keras Legenda Manchester United, Amorim Sebut Kobbie Mainoo adalah Masa Depan
Pertemuan Tak Terduga Kyle Walker dan Lauryn Goodman seperti Film Klasik Casablanca
Udinese 1-1 Lazio: Keberuntungan dan Gol Kontroversial di Menit Terakhir