SportlinkNews - Juventus menyatakan ambisinya untuk meraih Scudetto setelah menghancurkan Cremonese 5-0 mengejar Roma dan Napoli.
Emil Audero kiper Indonesia yang berdiri di bawah mistar Cremonese benar-benar tak berkutik. Dia harus jatuh bangun di Stadion Juventus, Selasa 13 Januari 2025 dini hari WIB.
Juventus menggila sejak menit awal pertandingan. Mereka memberi tekanan agresif. Gol pembuka Juventus lahir dari situasi tak terduga. Tendangan bebas yang sempat dibuang ke luar kotak penalti disambar voli keras Fabio Miretti.
Baca Juga: Komentar Pelatih Jay Idzes Usai Sassuolo Dibungkam Juventus
Bola yang semula melenceng justru mengenai kepala Bremer dan berbelok arah, membuat Emil Audero mati langkah.
Kedua rekan setim itu tertawa terbahak-bahak tentang gol tersebut, karena Bremer tampaknya tidak terlalu menyadarinya.
Jamie Vardy memimpin serangan Cremonese hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-39, tanpa Martin Payero karena gejala flu setelah tim menyia-nyiakan keunggulan 2-0 dan bermain imbang dengan Genoa di tengah pekan.
Baca Juga: Roma Mencapai Kesepakatan Prinsip untuk Penyerang Aston Villa
Cremonese menyerang habis-habisan untuk mencari gol penyeimbang. Tapi malah membuka peluang bagi serangan balik Khephren Thuram dari separuh lapangan sendiri, yang kemudian mengoper bola kepada David di sisi kiri untuk mengontrol bola dan melewati kiper yang maju.
Cremonese mendapatkan penalti ketika Johnsen melakukan sentuhan pertama yang sangat keras di dalam kotak penalti dan Manuel Locatelli melakukan tekel.
Tapi setelah tinjauan VAR, wasit mencatat bahwa gelandang Juventus itu mendapatkan bola terlebih dahulu. Hal itu membuat marah pelatih Cremonese, Davide Nicola, yang kemudian diusir karena protes.
Baca Juga: Moritz Wagner Kembali ke Lapangan, Magic Bersiap ke Berlin dan London
Ia tidak berada di sana untuk memprotes keputusan yang lebih kontroversial, karena Bianconeri memang mendapatkan penalti karena handball meskipun tembakan Thuram mengenai kaki Federico Baschirotto dan sepenuhnya mengubah arah hingga memantul ke lengan yang terangkat.
Kenan Yildiz maju dan tendangan penaltinya membentur tiang gawang. Tapi karena mengenai tangan Audero, pemain Juve itu diizinkan untuk mencetak gol dari bola rebound.
Artikel Terkait
Roma 2-0 Sassuolo: Kone dan Soule Merusak Pertahanan Jay Idzes
Antonio Conte Ngamuk Mendapat Kartu Merah, Berteriak di Hadapan Wasit Keempat
Turf Toe, Cedera Jempol Kaki yang Sering Diremehkan Namun Berisiko Besar bagi Atlet
Bintang Barcelona Terhindar dari Larangan Bermain di La Liga setelah Mendapat Kartu Merah di Final Piala Super Spanyol
Joan Laporta Kecam Kylian Mbappe atas Gestur Tidak Sopan di Piala Super Spanyol