SportlinkNews - Buntut dari peristiwa pelemparan flare ke lapangan yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero, membuat pihak Lega Serie A menjatuhkan sanksi denda sebesar €50.000 (Rp992 juta) kepada Inter Milan.
Kemenangan Inter 2-0 di kandang Cremonese terganggu tak lama setelah babak kedua dimulai ketika sebuah kembang api dilemparkan ke lapangan dari area tribun pendukung Nerazzurri yang datang.
Kembang api tersebut meledak tepat di sebelah kiper Cremonese, Emil Audero, yang kemudian terlihat mengalami luka kecil dan bekas luka bakar di atas lututnya.
Baca Juga: Massimiliano Allegri Bidik 50 Poin untuk AC Milan di Serie A Musim Ini
Kiper tersebut akhirnya diizinkan untuk melanjutkan pertandingan dan memutuskan untuk tetap berada di lapangan.
Pelaku yang melempar kembang api ke lapangan telah diidentifikasi dan ditangkap dalam waktu 48 jam setelah kejadian tersebut.
Para pejabat dan pemain Inter meminta maaf dan mengutuk keras insiden tersebut, tetapi hal ini tidak cukup untuk mencegah larangan bagi pendukung tandang untuk tiga pertandingan Serie A berikutnya.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-20 Super League 2025/26, Persib Ditantang Malut United FC di GBLA
Pihak liga juga memuji Nerazzurri atas kerja sama mereka dalam mengidentifikasi individu tersebut dan atas kecaman langsung mereka terhadap insiden tersebut.
Dalam pemberitaan sebelumnya, pihak Kementerian Dalam Negeri Italia mengumumkan hukuman bagi suporter Inter dua hari selepas kejadian tersebut.
Armada Cristian Chivu tersebut dilarang mendapat dukungan dari fans dalam beberapa laga beruntun Serie A.
Baca Juga: Persebaya Waspada, Bali United Punya Keunggulan Pemulihan
"Setelah adanya insiden serius yang terjadi di laga tersebut, Kementerian Dalam Negeri menghukum fans Inter tidak boleh mendampingi timnya di laga tandang sampai 23 Maret 2026, termasuk juga untuk laga tandang di area Lombardi," tulis pernyataan resmi yang dikutip Football Italia.
Hukuman ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan publik. Selain itu juga mencegah insiden serupa yang bisa mengganggu jalannya pertandingan.
Artikel Terkait
Emil Audero Tampil Gemilang saat Cremonese Dibungkam Napoli
Bos Inter Milan Kecam Keras Suporter Usai Flare Menimpa Audero
Emil Audero Terluka Kena Flare, Pelatih Cremonese Desak Ketegasan Otoritas
Aksi Lempar Flare Bikin Inter Milan Kena Sanksi Berat