SportlinkNews - AC Milan harus menelan kekalahan tipis saat menjamu Parma di pekan ke-26 Serie A, Senin (23/2) dini hari WIB. Rossoneri takluk dengan skor 0-1 di Stadion San Siro.
AC Milan mencoba bangkit setelah hanya bermain imbang 1-1 kontra Como pada laga sebelumnya. Namun serangan tuan rumah nyaris tak pernah menembus pertahanan rapat Parma.
Christian Pulisic menjadi ujung tombak serangan AC Milan. Ia beberapa kali melepaskan tembakan, termasuk menerima umpan Alexis Saelemaekers dan Adrien Rabiot, namun Edoardo Corvi tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan.
Baca Juga: Fabio Quartararo Terlihat Frustasi dengan Kinerja Yamaha V4 di Tes Pramusim Buriram
Memasuki babak kedua, AC Milan mendapatkan peluang ganda pada menit ke-54. Rafael Leao menerima umpan terobosan Saelemaekers dan melepas tendangan, tetapi masih bisa diblok. Rabiot pun mencoba memanfaatkan bola liar, namun Troilo kembali mengamankan gawang Parma.
Tendangan akrobatik Leao pada menit ke-64 juga belum membuahkan gol. Sepakannya membentur tiang gawang dan gagal mengubah skor.
Gol yang menaklukkan AC Milan baru tercipta pada menit ke-80. Mariano Troilo memanfaatkan sepak pojok untuk menanduk bola ke gawang, namun awalnya gol itu dianulir wasit karena dugaan pelanggaran.
Baca Juga: Debut Manis Aldi Mahendra di WorldSSP Australia Bawa Tim Raih Double Podium
Setelah pengecekan VAR hampir lima menit, wasit menyatakan tidak ada pelanggaran Valenti terhadap Mike Maignan sehingga gol Parma disahkan. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Di sisa waktu, AC Milan berupaya mengejar ketertinggalan. Percobaan dari Fullkrug masih melebar, sehingga tidak ada gol tambahan tercipta hingga peluit panjang.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi AC Milan setelah 24 pertandingan tanpa kalah di Serie A. Tim asuhan Massimiliano Allegri masih menempati peringkat kedua dengan 54 poin, tertinggal 10 angka dari Inter Milan.
Baca Juga: Satria Muda Bandung Mempermalukan Dewa United, Catat Rekor Buruk dalam Sejarah Klub
Bagi Parma, kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di Serie A. Gialloblu kini mengumpulkan 32 poin dan menempati peringkat ke-12 klasemen sementara.
AC Milan harus segera mengevaluasi lini serang dan penyelesaian akhir mereka agar tetap kompetitif dalam perburuan gelar. Sementara Parma membuktikan efektivitas strategi serangan balik dan bola mati.
Artikel Terkait
Klarifikasi Striker Muda AC Milan Francesco Camarda Usai Heboh Rumor Gabung Inter Milan
Pisa vs AC Milan: Gol Luka Modric Selamatkan Rossoneri dari Ancaman Pisa
Data dan Fakta Menarik di Balik Kemenangan Tandang AC Milan atas Pisa
Luka Modric Belum Tentukan Masa Depan di AC Milan
AC Milan 1-1 Como 1907: Leao Selamatkan Rossoneri dari Kekalahan Usai Blunder Maignan