SportlinkNews - Laga Como vs Roma memiliki arti penting bagi kedua tim yang saat ini mengumpulkan jumlah poin yang sama, 51. Como hanya unggul dalam selisih gol yang menempatkannya di peringkat 4.
Pertandingan ini menghadirkan peluang besar bagi kedua tim. Bagi Roma, ada keinginan untuk mendapatkan kembali momentum setelah hanya mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan terakhir melawan Juventus dan Genoa.
Sedangkan bagi Como, di sisi lain, tujuannya adalah untuk tetap berada di jalur yang benar dengan mempertahankan kecepatan yang sama seperti dua bulan terakhir.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A Pekan ke-29, Jay Idzes dkk Ditantang Bologna
Performa Roma memang agak sedikit tersendat. Tim Gian Piero Gasperini ini sedikit memperlambat langkah mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Semuanya dimulai dengan hasil imbang 2-2 di stadion Maradona pada pertengahan Februari, di mana gol telat Alisson Santos meninggalkan rasa pahit bagi tim dari ibu kota.
Namun, kemenangan kandang melawan Cremonese pada minggu berikutnya sedikit menghibur.
Baca Juga: Torino Hentikan Kemenangan Beruntun Parma, Dua Gol Bunuh Diri Bikin Frustrasi
Penyesalan terbesar datang pada hasil imbang 3-3 di Olimpico pada akhir bulan melawan Juventus. Tertinggal 3-1, Bianconeri melakukan comeback yang tak terduga di waktu tambahan, yang diakhiri dengan gol Gatti.
Peluang untuk melakukan serangan balik kecil sirna dan Como berhasil mengejar ketertinggalan pada pertandingan pekan ke-28.
Giallorossi kemudian terpuruk di kandang Genoa saat mereka kalah 2-1 dari Grifone, hasil yang menyoroti kesulitan empat pertandingan liga terakhir.
Baca Juga: Kunjungi Milanello Legenda Milan Andriy Shevchenko Sampaikan Pesan Penting
Secara total, Roma hanya mengumpulkan lima poin dari 12 poin yang tersedia, jumlah yang harus segera diperbaiki untuk mendapatkan kembali kecepatan yang dipertahankan tim Gasperini selama sebagian besar musim Serie A Enilive ini.
Namun, ceritanya berbeda untuk lawan mereka. Como bukan lagi tim kejutan, dan penampilan luar biasa yang telah terlihat di paruh pertama musim ini terbukti melalui hasil yang dikumpulkan pada tahun 2026.
Artikel Terkait
Yildiz Berisiko Absen di Pertandingan Penting Juventus Vs Galatasaray Setelah Kekalahan 0-2 dari Como
Roma 3-3 Juventus – Rating Pemain: Pisilli Bersinar & Boga Inspirasi Kebangkitan
Bukan Soal Gol atau Taktik, Ini yang Disesalkan Fabregas Saat Como dan Inter Imbang
Bologna Vs Roma: Derbi Italia di Liga Europa, Freuler Jadi Senjata Rahasia