SportlinkNews - Atmosfer internal AC Milan dikabarkan sedang tidak kondusif menyusul hasil negatif yang diterima di Serie A 2025/26. Kekalahan tipis 0-1 dari Lazio tidak hanya berdampak pada posisi di klasemen, tetapi juga memicu keretakan hubungan antarpemain di ruang ganti.
Kekalahan tersebut membuat ambisi AC Milan untuk memangkas jarak dengan rival sekota, Inter Milan, menjadi terhambat. Saat ini, tim asuhan Massimiliano Allegri terpaut delapan poin dari sang pemuncak klasemen, sebuah margin yang cukup lebar di fase krusial kompetisi.
Padahal, kepercayaan diri AC Milan sedang berada di puncak sebelum laga kontra Lazio dimulai. Hal ini menyusul keberhasilan mereka menumbangkan Inter Milan dalam laga bertajuk Derbi della Madonnina pada pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Champions 2025/26 Leg Kedua Hari Pertama, Sporting CP Libas Bodo/Glimt
Namun, informasi terbaru dari Gazzetta dello Sport menyebutkan kekalahan dari Lazio berbuntut panjang hingga ke lorong pemain. Ruang ganti AC Milan dilaporkan memanas akibat perselisihan yang melibatkan dua bintang lini depan tim, Rafael Leao dan Christian Pulisic.
Inti permasalahan bermula dari kekecewaan Leao yang melontarkan keluhan kepada Pulisic di tengah ketegangan usai laga. Pemain internasional Portugal tersebut menganggap rekan setimnya itu telah membuang peluang emas yang seharusnya bisa mengubah hasil pertandingan.
Situasi tersebut dilaporkan tidak berjalan dengan kepala dingin. Upaya untuk meminta klarifikasi di antara kedua pemain tersebut justru berlangsung lebih panas daripada biasanya, yang sempat memicu kekhawatiran akan stabilitas tim ke depannya.
Baca Juga: Liga Champions: Lima Kali Menang Laga Kandang, Rui Borges: Kami adalah Sporting yang Terbaik
Beruntung, situasi tersebut tidak berlarut-larut berkat intervensi cepat dari sang manajer. Massimiliano Allegri segera bertindak tegas untuk mengendalikan keadaan serta meredam ketegangan agar tidak merusak harmoni skuad lebih jauh.
Jika menilik catatan statistik, duet Rafael Leao dan Christian Pulisic memang terlihat belum menemukan sentuhan terbaiknya saat dipasangkan bersama. Performa keduanya di lini serang AC Milan dinilai tidak maksimal dalam beberapa kesempatan terakhir.
Dari total tujuh pertandingan yang dilakoni keduanya secara bersamaan, produktivitas gol mereka tergolong rendah. Leao tercatat hanya mampu mengemas dua gol, sementara Pulisic baru menyumbangkan satu gol untuk AC Milan.
Baca Juga: Juventus Putuskan Hierarki Penjaga Gawang untuk Sisa Musim 2025-26
Ketidakefektifan duet ini juga berimbas pada perolehan poin tim secara keseluruhan. AC Milan tercatat hanya mampu mendulang 13 poin dari maksimal 21 poin yang tersedia dalam tujuh laga saat keduanya bermain sejak menit awal.
Ketajaman tim secara kolektif pun ikut menurun drastis dalam periode tersebut. AC Milan hanya mampu menyarangkan enam gol ke gawang lawan, sebuah catatan yang cukup mengkhawatirkan bagi tim yang sedang bersaing di papan atas.
Artikel Terkait
AC Milan Sapu Bersih Derbi della Madonnina, Allegri Tetap Jagokan Inter
Tegakkan Aturan Serie A: Enam Pemain Diskors, Direktur Inter Milan dan AC Milan Kena Denda
AC Milan Rilis Film Dokumenter Beyond The Magic, Kisah Inspiratif Sang Kapten
AC Milan Tergelincir di Olimpico, Allegri: Lupakan Scudetto, Fokus Liga Champions
Dibungkam Lazio, Allegri Diminta Selesaikan Krisis Kepribadian di AC Milan