Kapten Timnas Indonesia Handball, Pelatih Sassuolo Angkat Bicara Usai Tahan Juventus

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 22 Maret 2026 | 08:31 WIB
Laga di kandang Juventus menjadi laga terakhir Jay Idzes sebelum memasuki periode FIFA Matchday.
Laga di kandang Juventus menjadi laga terakhir Jay Idzes sebelum memasuki periode FIFA Matchday.

"Para pemain bermain di level yang sangat tinggi, dan seringkali dalam situasi seperti ini Anda juga membutuhkan sedikit keberuntungan, tetapi dengan sistem kami, sikap dan tekad kami, kami mendapatkan poin ini,” pungkas Grosso.

Terlepas dari kesulitan, dan setelah dua kekalahan beruntun di Serie A, Sassuolo bangkit dari gol pembuka Kenan Yildiz untuk menyamakan kedudukan melalui Andrea Pinamonti.

Manuel Locatelli memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan bagi Juventus di menit-menit akhir. Tapi Arijanet Muric memastikan statusnya sebagai Pemain Terbaik Pertandingan dengan mengamankan penalti.

Baca Juga: Pembalap Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu Bikin Kejutan Finis Ketiga di Sesi Latihan GP Brasil

“Kami sudah sangat dekat dengan kekalahan ketika penalti diberikan, ada begitu banyak kesulitan, tetapi saya meminta para pemain untuk tetap bertahan apa pun yang terjadi,” lanjut Grosso.

“Pada titik tertentu, mereka mungkin satu-satunya di dunia yang pada menit ke-93 saat bertandang ke Juventus mengambil dua tendangan sudut berturut-turut dan terus berupaya mencetak gol lagi, tanpa mencoba membiarkan waktu habis.

“Itulah hal hebat tentang tim Sassuolo ini, keberanian dan kepercayaan diri yang naif yang memungkinkan kami mendapatkan hasil ini.”

Sassuolo belum pernah bermain imbang saat bertandang ke Juventus di Serie A sebelumnya, kalah sembilan kali dalam kunjungan hanya menang sekali pada tahun 2021.

Baca Juga: FIFA Tegaskan Mediasi Israel–Palestina, Sekaligus Perkuat Peran Perempuan di Sepak Bola

“Saya mengambil risiko besar malam ini, tetapi saya mempercayai para pemain muda yang pantas mendapatkan kesempatan ini. Dengan meminta keberanian dari para pemain, saya juga harus menunjukkan keberanian saya sendiri, jika tidak, saya tidak akan kredibel."

Grosso terkenal mencetak penalti yang membawa Italia memenangkan Piala Dunia 2006, jadi dengan babak play-off di depan mata dan Gianluca Scamacca dari Atalanta cedera, akankah ia menyarankan Gennaro Gattuso untuk memanggil Pinamonti?

“Andrea adalah striker hebat, tetapi saya bias. Dia masih bisa berkembang dan lebih menentukan, tetapi dia adalah striker lengkap yang memiliki semua yang dibutuhkan.”

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Napoli Kontrak Allegri 2 Tahun Gantikan Conte

Jumat, 29 Mei 2026 | 09:20 WIB

Lukaku Kesal dengan Media Italia yang Lebay

Rabu, 27 Mei 2026 | 08:10 WIB
X