"Kami tidak memainkan pertandingan terbaik kami, bukan momen terbaik kami. Namun, kami toh masih unggul enam poin, dan kami masih menentukan nasib kami sendiri," tegas mantan pemain Manchester City tersebut.
Baca Juga: Klasemen Serie A Terbaru: Perebutan Gelar, Liga Champions, dan Peluang Bertahan Masih Terbuka Lebar
Pernyataan Kolarov tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kendali perebutan Scudetto masih sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Inter Milan hanya perlu menjaga konsistensi di sisa kompetisi untuk bisa mengunci gelar juara musim ini tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Persaingan panas di kasta tertinggi sepak bola Italia ini akan berhenti sejenak untuk memasuki masa jeda internasional. Momen tersebut akan dimanfaatkan oleh tim pelatih Inter Milan untuk mengevaluasi kelemahan dan memulihkan kondisi fisik para pemain kunci mereka.
Setelah jeda berakhir, jadwal berat sudah menanti Inter Milan dengan dua pertandingan krusial yang harus dihadapi. Mereka dijadwalkan menjamu AS Roma di San Siro pada 5 April mendatang, sebelum bertandang ke markas tim kejutan musim ini, Como.
Inter Milan diharapkan mampu mempertahankan status mereka sebagai raja tandang saat melawat ke markas Como nanti. Kemenangan di laga-laga berikutnya akan semakin memperdekat langkah Nerazzurri untuk merengkuh trofi Serie A Italia musim 2025/26.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Kesulitan dalam Derby Milan, Dimarco Sulit Jelaskan Reaksi Inter
AC Milan Sapu Bersih Derbi della Madonnina, Allegri Tetap Jagokan Inter
Evaluasi Cristian Chivu Usai Kekalahan Derbi, Inter Milan Perlu Tingkatkan Tempo Permainan
Tegakkan Aturan Serie A: Enam Pemain Diskors, Direktur Inter Milan dan AC Milan Kena Denda
Rating Pemain: Fiorentina 1-1 Inter, Striker Kirim Sinyal Jelas ke Italia dan Gattuso