Ia mengakui bahwa memenangkan Libertadores musim lalu dan mencetak gol di final melawan Palmeiras akan menjadi momen yang sempurna untuk pensiun di usia 34 tahun, menambahkan bahwa hanya mimpi yang belum terwujud untuk bermain di Piala Dunia bersama Brasil yang membuatnya tetap bertahan.
Dalam hal itu, Danilo menyampaikan kata-kata hangat untuk pelatih Brasil Carlo Ancelotti, yang jalannya telah bersinggungan dengannya secara tak terduga.
“Ketika saya berada di Porto dan pindah ke Real Madrid, praktis Ancelotti yang membeli saya, dan kemudian ketika saya tiba, dia sudah dipecat,” katanya sambil tersenyum. “Permainan memang seperti itu. Tapi kami bertemu lagi lebih dari sepuluh tahun kemudian di tim nasional. Merupakan suatu kehormatan besar untuk bekerja dengannya.”
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Mampu Kontrol Permainan, Alwi Awali Badminton Asia Championship 2026 dengan Mulus
Milan Mengidamkan Lewandowski di Tengah Pencarian Striker Baru
TPP PON XXIII/2032 KONI Pusat Tinjau Kesiapan Banten, Gubernur Tekankan Soliditas dan Persiapan Matang
Pemain Serie A yang Patut Diperhatikan di Piala Dunia 2026
Donnarumma Ungkap Kontroversi Bonus Timnas Italia, Kasihan dengan Gattuso