Evaluasi taktis juga dipaparkan oleh sang allenatore mengenai titik lemah pasukannya yang gagal mengontrol ritme permainan sejak peluit pertama dibunyikan. "Kami tidak memulai dengan baik; kami tidak memenangkan banyak duel, dan kami tidak membangkitkan atmosfer di stadion."
Baca Juga: Marc Klok: Menang atas PSM Jadi Penebusan Persib
Selain itu, Spalletti menegaskan kembali fokus utamanya saat ini adalah memperbaiki aspek psikologis pemain menjelang laga hidup mati di pekan penutup. Ia ingin pasukannya tampil maksimal dan melupakan kekalahan lawan Fiorentina.
"Saya harus, pertama-tama, menganalisis diri sendiri. Apakah saya melakukan segalanya untuk membawa mereka ke kondisi mental yang tepat? Ini sebagian besar tentang pikiran. Saya harus berbicara dengan diri sendiri, pertama-tama," ujarnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Robert Lewandowski Mulai Tebar Pesona di Serie A, Juventus Jaga Jarak
Terungkap, Ini Besarnya Permintaan Gaji Lewandowski dari Juventus dan AC Milan
Lecce 0-1 Juventus: Gol Spesial Vlahovic dalam 12 Detik
Luciano Spalletti Sebut Juventus Bikin Sulit Diri Sendiri
Juventus Vs Fiorentina: Proses yang Rumit Menuju Liga Champions