SportlinkNews - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan komitmennya untuk menjauhkan diri sepenuhnya dari atmosfer sepak bola internasional sepanjang musim panas ini. Juru taktik asal Rumania tersebut lebih memilih untuk memprioritaskan waktu berkualitas bersama keluarga kecilnya ketimbang menyaksikan gelaran Piala Dunia 2026.
Keputusan melepas penat tersebut diambil setelah Chivu sukses mendampingi armada Nerazzurri melakoni laga pemungkas Serie A musim 2025/26. Pertandingan penutup yang berakhir dengan skor imbang 3-3 di markas Bologna pada Sabtu (23/5) malam WIB tersebut menandai berakhirnya masa tugas beratnya.
Raihan satu poin di laga penutup sama sekali tidak memengaruhi status Inter Milan yang telah mengunci gelar Scudetto sejak tiga pekan sebelumnya. Keberhasilan mempertahankan supremasi di kompetisi tertinggi Italia tersebut sekaligus mempertegas dominasi total klub milik Suning Group itu.
Baca Juga: Persib Hattrick, Eliano Reijnders Tidak Mau Kalah dengan Sang Kakak
Pesta kemenangan makin lengkap setelah Inter Milan juga berhasil memboyong trofi Coppa Italia. Catatan dua gelar berharga ini langsung melambungkan rapor penilaian performa Chivu ke level tertinggi di musim debutnya.
Pencapaian luar biasa Chivu tergolong mengejutkan mengingat sempat diragukan oleh banyak pengamat sepak bola di awal penunjukan. Statusnya yang minim pengalaman taktis dalam menangani klub elite Eropa sempat memicu gelombang pesimisme di kalangan suporter.
Sebelum dipinang manajemen Inter Milan untuk menggantikan posisi Simone Inzaghi yang lengser usai final Liga Champions musim lalu, rekam jejak Chivu tergolong minim. Ia tercatat baru menghabiskan durasi waktu selama enam bulan untuk menakhodai klub kasta kedua, Parma.
Baca Juga: Teja Paku Alam Catat Rekor Baru 18 Clean Sheet di Super League 2025/26
Tantangan yang dihadapi Chivu kian rumit lantaran harus membangkitkan mentalitas bertanding para pemain Inter Milan yang sedang berada di titik nadir. Kondisi psikologis tim dilaporkan sempat hancur lebur menyusul kegagalan tragis dalam perebutan trofi di tiga kompetisi berbeda.
Berkat pendekatan personal yang tepat, Chivu secara perlahan mampu memulihkan keharmonisan ruang ganti dan meramu taktik yang solid sepanjang musim. Kerja keras tanpa kenal lelah tersebut pada akhirnya membuahkan hasil manis berupa kesuksesan besar di penghujung kompetisi.
Rentetan agenda padat demi menyelamatkan performa klub diakui telah menguras banyak waktu pribadi Chivu di luar lapangan hijau. Kondisi tersebut membuat sang istri beserta kedua anak perempuannya harus rela kehilangan momen-momen kebersamaan yang berharga.
Baca Juga: Panca Takhta Persib: Dari Kompetisi Amatir Hingga Profesional
Rasa bersalah atas kurangnya waktu untuk keluarga tersebut kini siap ditebus tuntas oleh Chivu sepanjang periode libur kompetisi musim panas ini. Absennya tim nasional Rumania dari Piala Dunia 2026 seolah memberikan momentum yang sangat pas bagi dirinya untuk menepi.
"Siapa yang saya dukung di Piala Dunia? Keluarga saya, karena mereka pantas bersama saya selama sebulan. Sebab musim lalu begitu sibuk antara Parma dan Inter, lalu tiga bulan tanpa waktu dengan keluarga saya, jadi mereka adalah prioritas utama musim panas ini," ujar Chivu di Football Italia.
Artikel Terkait
Inter Milan Kembali Incar Curtis Jones untuk Gantikan Peran Davide Frattesi
Inter Milan Segel Scudetto 2025/26, Marotta Mau Pertahankan Chivu Lebih Lama
Federico Dimarco Jadi Pilar Penting Pencapaian Gelar Scudetto ke-21 Inter Milan
Kejayaan Sempurna Inter Milan di Musim Ini
Demi Piala Dunia 2026, Chivu Kasih Dispensasi Pemain Inter Milan