SportlinkNews - Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengakui terkejut lolos ke Liga Champions. Pengusaha Indonesia itu bersikap filosofis tentang masa depan Cesc Fabregas dan Nico Paz.
Lariani-- julukan Como - berada di Serie C ketika pengusaha Indonesia dan keluarganya mengambil alih dan membangun kembali klub.
Namun dalam dua tahun promosi dari Serie B, mereka berada di posisi keempat di Serie A dan mendapatkan tiket ke kompetisi terbesar Eropa.
Baca Juga: Fajar/Fikri Waspadai Kekuatan Satwik/Chirag di Final Singapore Open 2026
“Ini adalah perjalanan yang sangat unik, karena kami datang dengan rencana mungkin 5-10 tahun, tujuan untuk berada di Eropa selalu menjadi tujuan jangka panjang, tetapi kami pun terkejut bahwa kami mencapainya lebih cepat dari yang dijadwalkan,” kata Suwarso kepada Sky Sport Italia.
“Jelas, itu karena begitu banyak orang yang bekerja sama dan mencapainya bersama.”
Sosok kunci tentu saja adalah pelatih Fabregas, yang datang sebagai pemain dan kemudian langsung terjun ke manajemen, bahkan ketika ia belum memiliki lisensi kepelatihan.
Baca Juga: Como Merayakan Kemenangan Liga Champions dengan Parade Bus Terbuka
Fabregas sangat penting sehingga ia bahkan membantu mendesain lapangan latihan bersama para arsitek, tetapi juga datang dengan investasi dari dirinya sendiri dan mantan rekan setimnya.
“Dengan keterlibatan orang-orang seperti Cesc, Thierry Henry, dan Raphael Varane, kita berbicara tentang tiga pemenang yang membawa budaya kemenangan ke lingkungan kita,” tambah Suwarso.
“Hal yang paling diakui adalah keyakinan kita, kita tahu segalanya mungkin, dan ada suasana yang menular.”
Baca Juga: Semifinal IBL 2026 Siap Sajikan Duel Panas, Hornbills Tantang Satria Muda
Banyak yang telah dibicarakan tentang sejumlah klub besar yang ingin merekrut Fabregas, tetapi Como tahu mereka tidak dapat menahan melawan keinginannya.
“Hanya dia yang mengendalikan masa depannya, tidak seorang pun dari kita yang akan pernah tahu takdir kita sendiri, jadi terserah Cesc apa yang ingin dia lakukan,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Fabregas Bertekad Pertahankan Nico Paz di Como demi Sambut Liga Champions
Paris Dibakar Usai PSG Juara Liga Champions, Polisi Tangkap Ratusan Orang
Henry Bingung Arsenal Jadikan Gabriel Eksekutor Kelima, Begini Penjelasan Arteta
Mantan Pemain Inggris Ditangkap karena Pengaruh Narkoba
Real Madrid Bernilai Rp 136 Triliun Tersukses di Dunia