SportlinkNews - Cristian Chivu memuji tim fantastis Inter setelah kemenangan telak 3-0 atas Lazio. Ia juga memberikan tanggapan tegas terhadap pertanyaan tentang komentar Jose Mourinho.
Jose Mourinho baru-baru ini menegaskan bahwa perbandingan antara tim Inter ini dan generasi peraih treble 2010 tidak mungkin dilakukan.
Menurut wawancara pasca pertandingan dengan DAZN, melalui FCInterNews, dan dalam konferensi persnya di Stadio Olimpico, melalui TuttoMercatoWeb, Cristian Chivu berada dalam suasana optimis saat timnya melanjutkan persiapan untuk final Coppa Italia melawan Lazio pada Rabu (13/5) dengan cara terbaik.
Baca Juga: Man City 3 Brentford 0: Gol Tumit Belakang Erling Haaland Bikin Arsenal Waspada
Chivu menangkis pertanyaan Mourinho setelah Inter meraih kemenangan atas Lazio
Mengenai performa, Chivu memberikan pujian khusus untuk kolektif daripada individu. “Ini adalah jasa semua orang, bukan hanya Lautaro,” katanya.
“Dia memberikan jiwa, profesionalisme, dan keseriusan, serta mengerahkan semua kemampuannya. Tetapi itu juga berkat rekan-rekan setimnya yang mengikutinya, terutama dalam melakukan hal-hal tertentu. Ini adalah grup dan tim yang fantastis yang sedang mengalami sesuatu yang istimewa. Saya senang untuk mereka karena mereka pantas mendapatkannya,” ungkap Chivu.
Ketika didesak berulang kali mengenai pernyataan Mourinho baru-baru ini, Chivu bersikap tenang namun tegas. “Tanyakan padanya,” ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Tumbang dari Qatar, Tiket Perempat Final Ditentukan Lawan Jepang
“Saya cukup beruntung pernah bermain di tim lawan. Saya yakin perbandingan antara dua generasi tidak dapat dilakukan, banyak hal telah berubah dalam 16 tahun. Tetapi Inter ini, seperti tim tahun 2010, membawa kegembiraan bagi para penggemarnya, dan itulah yang terpenting. Mari kita bicara tentang Scudetto yang dimenangkan tahun ini dan final Coppa Italia, daripada angka dan jajak pendapat.”
Setelah pertanyaan keempat tentang subjek tersebut, ia menambahkan: “Apa yang kita tulis satu sama lain tetap menjadi rahasia di antara kita.”
Chivu juga berbicara dengan hangat tentang penampilan Petar Sucic dalam peran gelandang bertahan.
Baca Juga: Cetak Sejarah di Inter, Gaji Cristian Chivu Naik Jadi Rp 50 Miliar
“Kami tahu Sucic bisa bermain di posisi itu karena kepribadiannya, kualitas, dan ketenangannya dalam menguasai bola,” katanya.
“Dia memiliki kualitas, di tim nasional dia sering bermain di posisi bek tengah. Hari ini dia bermain bagus dan penuh kepribadian. Kami memiliki pemain muda berbakat dan kami harus menghargainya.”