SportlinkNews - Timnas Indonesia U17 gagal menjaga momentum positif usai takluk 0-2 dari Timnas U-17 Qatar pada matchday kedua Grup B Piala Asia U17 2026 di Stadion Aula Kota Olahraga Raja Abdullah, Sabtu, 9 Mei 2026.
Kekalahan tersebut membuat peluang Garuda Muda menuju perempat final belum aman dan harus ditentukan pada laga terakhir grup melawan Timnas Indonesia U17 Jepang pada Selasa, 12 Mei malam.
Indonesia sebenarnya tampil cukup agresif sepanjang pertandingan. Tim asuhan Nova Arianto bahkan mampu menciptakan lebih banyak sentuhan di kotak penalti lawan dengan perbandingan 21 berbanding 14.
Baca Juga: Komite Olimpiade Indonesia Siap Temui Menkeu Bahas Dampak Pemotongan Anggaran Cabor
Garuda Muda juga menghasilkan empat peluang emas, sementara Qatar tidak banyak menciptakan kesempatan bersih.
Namun, buruknya penyelesaian akhir menjadi masalah utama Indonesia. Momentum besar sempat datang pada menit ke-16 ketika Mathew Baker gagal memaksimalkan penalti menjadi gol. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan 0-0.
Di babak kedua, Qatar mulai memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Indonesia.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Dinilai Ganggu Pelatnas, KOI Minta Dukungan Pemerintah
Gol pembuka lahir pada menit ke-57 lewat penyelesaian Tokode A memanfaatkan assist Khalil H. Sembilan menit berselang, Benyatla D menggandakan keunggulan Qatar setelah kembali menerima umpan matang Khalil H.
Indonesia berusaha merespons lewat sejumlah pergantian pemain, tetapi kokohnya pertahanan Qatar dan penampilan gemilang penjaga gawang lawan membuat Garuda Muda gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir.
Secara statistik, Qatar memang unggul penguasaan bola 60 persen berbanding 40 persen. Mereka juga lebih efektif dalam distribusi bola panjang dan penguasaan area sepertiga akhir lapangan.
Baca Juga: Tampil Apik di Gim 3, Victor Wembanyama Samai Rekor Shaq dan Kareem
Di sisi lain, Indonesia sebenarnya mampu menciptakan tekanan, namun gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Kiper Qatar menjadi salah satu pembeda utama di laga ini setelah mencatat empat penyelamatan penting dengan angka penyelamatan gol mencapai 1,24 expected goals prevented.
Hasil ini membuat Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen Grup B dengan tiga poin.
Baca Juga: Brunson Bersinar, Knicks Tinggal Selangkah ke Final Timur
Qatar naik ke posisi kedua dengan poin yang sama, sementara Jepang memuncaki klasemen usai mengalahkan Timnas U-17 China 2-1 dan mengoleksi enam poin.
Pada laga terakhir, Timnas Indonesia U17 akan menghadapi Jepang, sedangkan Qatar bertemu China. Hanya juara grup dan runner-up yang berhak melaju ke perempat final.
Peluang Indonesia sebenarnya masih terbuka. Garuda Muda wajib meraih hasil positif melawan Jepang sambil berharap Qatar gagal meraih kemenangan atas China.
Baca Juga: Kericuhan di Jayapura Pecah, PSSI Ingatkan Indonesia Masih Dalam Pengawasan Ketat FIFA
Selain itu, selisih gol juga berpotensi menjadi penentu dalam perebutan tiket lolos.
Sebelum pertandingan, staf pelatih Indonesia sudah mengingatkan pentingnya disiplin saat menghadapi Qatar.
Mereka meminta pemain tidak memberi ruang terlalu banyak bagi lawan untuk mengembangkan permainan cepat dan transisi menyerang.
Baca Juga: Buntut Keributan Valverde-Tchouameni, Real Madrid Jatuhkan Sanksi Keras
"Target kami jelas, yaitu meraih kemenangan agar peluang lolos ke perempatfinal semakin terbuka," ujar pelatih sebelum laga.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Gol Zahaby Gholy dan Fadly Alberto di Piala Asia U17 2025 Masuk Nominasi Gol Terfavorit
Piala Kemerdekaan 2025: Tanpa Rotasi, Timnas U17 Bidik Kemenangan atas Mali
Saatnya Kita Dukung Timnas U17
Timnas U17, Wakil Asia Tenggara Satu-satunya yang lolos fase kualifikasi.
Timnas Indonesia Kejutkan China, Ini Klasemen Piala Asia U17