liga-italia

Luciano Spalletti Sebut Juventus Bikin Sulit Diri Sendiri

Minggu, 10 Mei 2026 | 16:27 WIB
Luciano Spalletti klaim seharusnya Juventus memenangkan pertandingan melawan Sassuolo.

SportlinkNews - Kemenangan tipis Juventus atas Lecce pada lanjutan Serie A Italia tidak cukup untuk memuaskan hati pelatih Luciano Spalletti. Meski berhasil membawa pulang tiga poin dari markas lawan, ia justru menunjukkan rasa kesalnya.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Via del Mare pada Minggu (10/5) dini hari WIB, sebenarnya diawali dengan skenario yang sangat sempurna. Juventus langsung unggul cepat melalui aksi Dusan Vlahovic saat pertandingan baru berjalan kurang dari 15 detik.

Gol kilat tersebut sempat diprediksi menjadi pembuka keran gol yang lebih banyak bagi kubu Bianconeri di sisa waktu pertandingan. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan ketidakefektifan lini serang Juventus dalam mengonversi peluang yang didapatkan.

Baca Juga: Persebaya Berbagi Poin dengan Persis Solo di Manahan

Statistik mencatat Juventus mampu mendominasi total permainan dengan melepaskan sebanyak 15 percobaan ke arah gawang lawan. Sialnya, hanya enam tembakan yang dinyatakan tepat sasaran, termasuk peluang emas Francisco Conceicao yang membentur tiang gawang.

Spalletti merasa gusar karena anak asuhnya seolah membiarkan Lecce memiliki harapan untuk menyamakan kedudukan hingga menit terakhir. Ia melihat adanya pola kegagalan yang terus berulang dalam penyelesaian akhir skuad arahannya tersebut.

"Kami sudah mengatakan soal ini cukup lama, kami mengulang kesalahan yang sama. Kami mencetak gol cepat, lalu gagal menghabisi permainan. Ini seperti salin-tempel dari kesalahan-kesalahan sebelumnya," kata Spalletti dikutip dari Sky Italia.

Baca Juga: Guardiola Memainkan Perang Psikologis, Bikin Arsenal Gugup

Ketidakkonsistenan performa ini dianggap sebagai ancaman serius yang harus diperbaiki Juventus. Ia mengkritik keras penurunan kualitas operan yang dilakukan para pemainnya di tengah tekanan.

"Kami mendominasi sebagian besar permainan, dam sepertinya kami memiliki kontrol penuh, kemudian datanglah momen di mana kami kehilangan konsentrasi dan membuat operan-operan yang tidak bisa dipercaya di level sepak bola yang kami mainkan," ucapnya.

Lecce sempat memberikan perlawanan sengit dengan menciptakan delapan percobaan serangan balik yang cukup merepotkan pertahanan Juventus. Tiga peluang berbahaya yang lahir di babak kedua hampir saja membuyarkan kemenangan tipis yang sudah di depan mata.

Baca Juga: Aksi Penyerangan Pemain Sepak Bola terhadap Lawannya Memicu Kemarahan Publik

Spalletti menganalisis bahwa masalah utama timnya saat ini adalah hilangnya ketangguhan mental untuk menguasai jalannya laga secara utuh. Ketakutan yang muncul akibat kesalahan sendiri seringkali menjadi bumerang yang membuat kendali permainan hilang.

"Tampaknya kami tidak mampu menjaga fokus, determinasi, dan soliditas untuk sepanjang pertandingan, dan ketika kami membuat kesalahan-kesalahan itu, tensi dan ketakutan mulai masuk, kemudian pertandingannya jadi seimbang," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini