liga-italia

Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kevin De Bruyne Soroti Formasi Defensif

Senin, 1 Juni 2026 | 17:15 WIB
Gelandang Napoli, Kevin De Bruyne dan Antonio Conte. (AFP)

SportlinkNews - Antonio Conte, secara mengejutkan mengundurkan dari kursi pelatih Napoli setelah menuntaskan laga pemungkas kompetisi Serie A musim 2025/2026. Keputusan besar tersebut disampaikan langsung oleh sesaat setelah timnya mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Udinese.

Conte pertama kali merapat ke Naples pada Juli 2024 dan langsung mempersembahkan gelar Scudetto pada musim debutnya. Ia juga mengasih trofi Piala Super Italia pada musim ini.

Keputusan mundurnya Conte langsung memicu respons terbuka dari dirigen permainan Napoli, Kevin De Bruyne. Mantan gelandang Manchester City tersebut justru mengaku merasa lega dan senang setelah sang pelatih memutuskan untuk meninggalkan klub.

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Kelayakan Kylian Mbappe sebagai Kapten Prancis Dipertanyakan

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Football Italia, internal tim rupanya tidak sepenuhnya kondusif meskipun Napoli berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat kedua. De Bruyne secara blak-blakan mengutarakan ketidakpuasannya terhadap situasi taktis yang diterapkan di bawah komando Conte sepanjang musim berjalan.

"Conte punya pandangan sepak bola yang sangat berbeda dengan saya. Saya bahkan hampir tidak pernah dimainkan dalam posisi terbaik," ujar De Bruyne.

Pemain berusia 34 tahun tersebut melayangkan kritik tajam terhadap pendekatan taktik Napoli yang dinilai terlalu condong ke lini pertahanan. Menurut analisisnya, strategi yang terlalu berhati-hati dari sang manajer telah memberangus kreativitas para pemain di atas lapangan hijau.

Baca Juga: Grup I Piala Dunia 2026: Senegal Datang dengan Mimpi Besar, Siap Ulang Kisah Heroik 2002

“Kami terlalu bertahan. Jika Anda mencoba menang 1-0 di setiap pertandingan dengan formasi 4-5-1, gaya bermainnya akan seperti itu,” ucapnya.

Selain menyoroti skema permainan defensif Conte, De Bruyne juga tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya terkait komitmen manajemen klub. Ia mengaku sejumlah janji manis yang disampaikan saat proses negosiasi transfernya kini tidak kunjung terealisasi.

De Bruyne menilai paparan mengenai proyek olahraga jangka panjang klub yang dijelaskan kepadanya pada awal musim sangat bertolak belakang dengan realitas. Perubahan visi bermain di atas lapangan dituding menjadi akar penyebab ketidaknyamanannya selama merumput di Stadion Diego Armando Maradona.

Baca Juga: Sadis Media Sosial, Arsenal Jadi Lahan Emas Meme Usai Keok Melawan PSG

“Ada banyak pembicaraan musim lalu. Yakni tentang bagaimana kami akan bermain, tetapi pada akhirnya banyak hal tidak terjadi,” ungkapnya.

Mundurnya Conte di tengah kritik tajam dari pemain bintangnya kini melempar Napoli ke dalam situasi ketidakpastian menjelang bursa transfer mendatang. Manajemen klub kini dihadapkan pada tugas berat untuk mencari suksesor baru yang mampu meredam gejolak internal serta menjaga stabilitas prestasi.

Halaman:

Tags

Terkini