· Perintah penahanan yang melarang mereka mendekati Tn. Vinicius José Paixão de Oliveira Junior, tempat tinggalnya, atau tempat kerjanya (Lapangan Latihan Valdebebas);
· Larangan mendekati stadion sepak bola mana pun dalam jarak 1.000 meter selama pertandingan yang diselenggarakan di bawah kalender LaLiga atau kompetisi yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), termasuk tim cadangan dan tim wanita, mulai empat jam sebelum hingga empat jam setelah setiap pertandingan;
· Larangan segala bentuk komunikasi dengan korban, selama empat tahun sejak masa hukuman penjara berakhir.
Baca Juga: Jay Idzes Kembalia ke Serie A, Udinese Sudah Pantau Sejak Maret
Terdakwa yang mengunggah video daring tersebut menerima diskualifikasi khusus dari bekerja di bidang pendidikan, olahraga, atau rekreasi pemuda selama 4 tahun 3 bulan, sementara yang lainnya menerima 3 tahun 7 bulan.
Semua terdakwa menandatangani surat permintaan maaf yang ditujukan kepada Vinicius Junior, Real Madrid CF, LALIGA, dan RFEF, yang berujung pada keringanan ganti rugi.
Selain itu, mereka diharuskan menyelesaikan program pelatihan tentang perlakuan yang sama dan nondiskriminasi agar hukuman penjara mereka ditangguhkan.
Baca Juga: Vini Junior Cetak 100 Gol Lebih untuk Real Madrid
Putusan ini menandai langkah maju yang kuat dalam perang melawan kebencian dan diskriminasi dalam olahraga.
LaLiga menegaskan kembali komitmennya yang teguh untuk memberantas segala bentuk rasisme, kekerasan, atau intoleransi baik di dalam maupun di luar stadion sepak bola.
Artikel Terkait
Upaya Keras LaLiga dan Kementerian Spanyol Perangi Ujaran Kebencian dan Rasis dalam Olahraga
Pelaku Tindakan Rasis pada Vinicius Junior Dikenakan Sanksi, Real Madrid Terus Kejar Pelaku Lainnya
Tawaran Gila Klub Arab Saudi, Vinicius Jr Disodorkan Rp 20 Triliun untuk Cabut dari Real Madrid
Vinicius Jr Diejek Suporter ManCity dengan Spanduk Raksasa